- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Awal Ramadan 2026, Siswa Dapat Libur Sekolah Selama Tiga Hari

Keterangan Gambar : Ilustrasi siswa sekolah dasar. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Pemerintah resmi menetapkan libur sekolah selama tiga hari di awal Ramadan 2026. Kebijakan ini diputuskan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kamis (5/2/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti serta jajaran pimpinan tinggi dari sejumlah kementerian terkait. Dalam rapat itu disepakati pola pembelajaran siswa selama bulan Ramadan yang menyesuaikan dengan momentum keagamaan.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Peserta PBI JK Dinonaktifkan, BPJS: Bukan Dicabut, Bisa Direaktivasi
- Wajib Tahu, Ini 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Termasuk Cedera Akibat Hobi
- Catat! Jadwal Libur Lebaran 2026, Cuti Bersama di 20, 23, 24 Maret
- Muhammadiyah Pastikan Awal Puasa Ramadan Jatuh pada 18 Februari 2026
- Canangkan Gentengisasi, Prabowo Usul Seng Diganti Genteng Tanah Liat
Berdasarkan hasil kesepakatan, siswa akan menjalani pembelajaran di luar satuan pendidikan pada 18 hingga 20 Februari 2026, yang sekaligus menjadi masa libur sekolah di awal puasa.
Setelah itu, kegiatan pembelajaran tatap muka kembali dilaksanakan mulai 23 Februari hingga 16 Maret 2026.
Adapun libur pasca Ramadan dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 27 Maret 2026.
Menko PMK, Pratikno menegaskan, pembelajaran selama Ramadan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat nilai iman dan takwa serta pendidikan karakter siswa.
“Ramadan adalah momentum pendidikan karakter. Karena itu, pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif,” ujar Pratikno dalam keterangan resminya, dikutip dari detikNews, Jumat (6/2/2026).
Selama Ramadan, kegiatan pembelajaran dapat diisi dengan berbagai aktivitas keagamaan, seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman bagi siswa Muslim, bimbingan rohani bagi siswa non-Muslim, serta kegiatan lain sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan nilai empati, gotong royong, serta kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan positif selama bulan suci Ramadan.
"Kita ingin anak-anak belajar empati, gotong royong, dan kepedulian sosial. Ramadan ramah anak harus diisi dengan aktivitas yang membangun karakter, termasuk gerakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, gerakan satu jam tanpa gawai, dan kegiatan positif lainnya," pungkas Pratikno. (Nul/Nl)




.jpg)





