- Harga Pertamax Kini Lebih Mahal, Naik dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
Muhammadiyah Pastikan Awal Puasa Ramadan Jatuh pada 18 Februari 2026

Keterangan Gambar : Logo Muhammadiyah. (Foto: muhammadiyah.or.id)
Likeindonesia.com, Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memastikan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Kepastian ini didasarkan pada hasil hisab hakiki yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.
Penetapan tersebut berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagaimana tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.
Baca Lainnya :
- Canangkan Gentengisasi, Prabowo Usul Seng Diganti Genteng Tanah Liat
- Makanan Kering Jadi Menu MBG untuk Siswa Puasa Selama Ramadan, Termasuk Kurma hingga Abon
- Jelang Ramadan, Bulog Sulteng Klaim Stok Beras Aman di Angka 22 Ribu Ton
- Puasa Makin Dekat, Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 Akan Digelar 17 Februari
- Menteri Bappenas Sebut MBG Lebih Mendesak daripada Penciptaan Lapangan Kerja
"Berdasarkan perhitungan astronomis, ijtimak jelang Ramadan diperkirakan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12:01:09 UTC. Saat matahari terbenam pada hari itu, kriteria visibilitas hilal belum terpenuhi di wilayah mana pun," tulis Muhammadiyah melalui laman resminya Muhammadiyah.or.id, dikutip Rabu (4/2/2026).
Namun, setelah tengah malam UTC, terdapat wilayah di daratan Amerika yang telah memenuhi kriteria kemunculan hilal. Dengan kondisi tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026 dan berlaku secara global.
"Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 dan berlaku serentak secara global," lanjut keterangan tersebut.
Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan akan menggelar Sidang Isbat penentuan awal Ramadan pada 17 Februari 2026 dengan menggunakan metode integrasi antara hisab dan rukyatul hilal. (Nul/Nl)










