- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Ditemukan 24 Titik Longsor di Sigi Pascagempa, BNPB Antisipasi Risiko Banjir Bandang
- Kloter Pertama Jemaah Haji Sulteng Tiba di Palu, Disambut Haru Keluarga
Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan

Keterangan Gambar : Upacara Hardiknas 2026 di Halaman Pogombo,m Kantor Gubernur Sulteng, Sabtu (2/5/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong penerapan deep learning atau pembelajaran mendalam di satuan pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, pada upacara Hardiknas tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di halaman Pogombo, Sabtu (2/5/2026).
Baca Lainnya :
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
Dalam sambutan tersebut, dijelaskan bahwa pendekatan deep learning menjadi program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan proses belajar yang lebih bermakna, tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga membangun pemahaman yang mendalam serta karakter peserta didik.
Pemerintah menilai, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari ruang kelas melalui proses pembelajaran yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Untuk mendukung implementasi deep learning, pemerintah juga menetapkan sejumlah kebijakan strategis. Di antaranya pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, percepatan digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
Selain itu, penguatan karakter peserta didik dilakukan melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman sebagai rumah kedua bagi siswa. Upaya lain mencakup peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, serta penguatan bidang STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika) dan TKA (Tes Kemampuan Akademik).
Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah berharap dapat membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan menjadi fondasi kuat dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutup Wakil Gubernur Reny saat membacakan sambutan Menteri.
Upacara Hardiknas tersebut diikuti jajaran perangkat daerah dan forkopimda lingkup provinsi, kepala SMA/SMK dan SLB, serta pelajar dan insan pendidikan. (Nul)










