- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Ditemukan 24 Titik Longsor di Sigi Pascagempa, BNPB Antisipasi Risiko Banjir Bandang
Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Keterangan Gambar : Pemprov Sulteng bersama Kemenhaj Sulteng resmi melepas 1.751 calon jemaah haji Sulteng di Asrama Haji, Kota Palu, Kamis (7/5/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Sebanyak 1.751 calon jemaah haji asal Sulawesi Tengah mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci setelah mengikuti prosesi pelepasan resmi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Palu, Kamis malam (7/5/2026).
Para jemaah dijadwalkan menuju Balikpapan sebelum melanjutkan penerbangan ke Makkah dan Madinah.
Baca Lainnya :
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan, memperkuat niat ibadah, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci.
“Bapak dan Ibu malam ini bukan hanya menjalani perjalanan biasa. Ini perjalanan mulia karena yang mengundang adalah Allah SWT,” ujar Anwar Hafid di hadapan ribuan jemaah.
Selain itu, jemaah juga diajak untuk bersyukur karena tidak semua orang mendapat kesempatan menjalankan ibadah haji. Keyakinan dan niat yang tulus disebut menjadi bagian penting dalam perjalanan ibadah ke Baitullah.
Dalam kesempatan tersebut turut dibagikan kisah inspiratif seorang penjual nasi kuning di Makassar yang berhasil berangkat haji setelah bertahun-tahun menyisihkan uang Rp5 ribu setiap hari. Kisah itu menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan semata soal kemampuan, tetapi juga kehendak Allah SWT.
“Kalau Allah sudah memanggil, tidak ada yang tidak mungkin. Haji dan umrah bukan semata-mata karena kemampuan kita, tetapi karena kehendak Allah,” tuturnya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru. Sejumlah keluarga tampak mengantar keberangkatan sanak saudara mereka dengan doa dan air mata, berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur. (nul)










