- Harga Pertamax Kini Lebih Mahal, Naik dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci

Keterangan Gambar : Pemprov Sulteng bersama Kemenhaj Sulteng resmi melepas 1.751 calon jemaah haji Sulteng di Asrama Haji, Kota Palu, Kamis (7/5/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Sebanyak 1.751 calon jemaah haji asal Sulawesi Tengah mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci setelah mengikuti prosesi pelepasan resmi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah di Asrama Haji Palu, Kamis malam (7/5/2026).
Para jemaah dijadwalkan menuju Balikpapan sebelum melanjutkan penerbangan ke Makkah dan Madinah.
Baca Lainnya :
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan, memperkuat niat ibadah, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci.
“Bapak dan Ibu malam ini bukan hanya menjalani perjalanan biasa. Ini perjalanan mulia karena yang mengundang adalah Allah SWT,” ujar Anwar Hafid di hadapan ribuan jemaah.
Selain itu, jemaah juga diajak untuk bersyukur karena tidak semua orang mendapat kesempatan menjalankan ibadah haji. Keyakinan dan niat yang tulus disebut menjadi bagian penting dalam perjalanan ibadah ke Baitullah.
Dalam kesempatan tersebut turut dibagikan kisah inspiratif seorang penjual nasi kuning di Makassar yang berhasil berangkat haji setelah bertahun-tahun menyisihkan uang Rp5 ribu setiap hari. Kisah itu menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan semata soal kemampuan, tetapi juga kehendak Allah SWT.
“Kalau Allah sudah memanggil, tidak ada yang tidak mungkin. Haji dan umrah bukan semata-mata karena kemampuan kita, tetapi karena kehendak Allah,” tuturnya.
Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru. Sejumlah keluarga tampak mengantar keberangkatan sanak saudara mereka dengan doa dan air mata, berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur. (nul)










