- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
12 Perusahaan Tambang Komit Perbaiki Jalan Ganda-Ganda–Toi di Morut Usai Didorong Gubernur

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melakukan kunjungan di Morowali Utara. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, MORUT – Sebanyak 12 perusahaan tambang akhirnya sepakat membenahi jalan Ganda-ganda menuju Toi, Morowali Utara. Kesepakatan ini menjadi langkah penting setelah Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menekankan bahwa dunia usaha juga harus mengambil bagian dalam pembangunan infrastruktur daerah.
Jalur yang selama ini rusak parah dan sering menghambat aktivitas masyarakat maupun operasional tambang, kini dipastikan akan segera mendapat perbaikan. Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan kerja antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemkab Morowali Utara, dan Asosiasi Pengusaha Tambang (Aspeta) di Kantor Bupati Morowali Utara, Rabu (20/8/2025).
Baca Lainnya :
- Gubernur Anwar Hafid: Jangan Biarkan Masyarakat Rugi karena Aktivitas Tambang
- Tiga Perusahaan Nikel di Morut Diduga Serobot Lahan Warga
- Kolaborasi KPID–Balmon, Jaga Frekuensi dan Konten Siaran di Sulteng
- Korban Meninggal Gempa Poso Bertambah, Suami-Istri Jadi Korban
- Setelah 11 Jam Pencarian, Pendaki Gunung Gawalise Alami Hipotermia Ditemukan Selamat
“Perusahaan tambang yang menggunakan jalan untuk kegiatan operasional tentu juga memiliki tanggung jawab bersama menjaga dan memperbaikinya. Pemerintah daerah berharap kontribusi ini bisa diwujudkan secara nyata demi kepentingan bersama,” ujar Anwar Hafid.
Dalam arahannya di Morowali Utara, Anwar Hafid kembali mengingatkan agar perusahaan tambang tidak semata mengejar produksi. Ia menegaskan pentingnya tanggung jawab sosial dan lingkungan yang harus dipegang oleh setiap perusahaan.
“Jalan di Molino rusak, laut di beberapa teluk sudah mulai keruh, dan masyarakat mulai terdampak. Situasi ini tidak boleh dibiarkan. Pemerintah daerah akan bersikap tegas, termasuk menghentikan sementara aktivitas perusahaan yang tidak bertanggung jawab hingga masalahnya diperbaiki,” tegasnya.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, menyambut baik kesepakatan tersebut dan menilai capaian itu tak lepas dari kepemimpinan Gubernur. Menurutnya, sebelumnya hanya dua perusahaan tambang yang bersedia ikut serta, namun setelah kehadiran Gubernur, jumlahnya meningkat drastis menjadi 12 perusahaan.
“Ini bukti nyata perhatian dan kepemimpinan Bapak Gubernur. Tadinya hanya dua perusahaan, sekarang sudah 12 yang berkomitmen. Tentu ini sangat berarti bagi masyarakat Morowali Utara,” kata Delis.
Selain menjadi wujud sinergi pemerintah dan dunia usaha, pembangunan jalan Ganda-ganda–Toi juga diharapkan memperlancar akses logistik, menunjang aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga. Jalan ini merupakan jalur vital yang bukan hanya digunakan oleh perusahaan tambang, tetapi juga oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. (Bim/Nl)




.jpg)





