- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi

Keterangan Gambar : Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail, saat ditemui wartawan, Senin (10/8/2026). (Foto: Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, PALU - Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kota Palu. Hingga saat ini, sebanyak sembilan orang saksi telah diperiksa dan pelaku masih dalam pengejaran.
Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail mengatakan, sembilan saksi yang telah diperiksa terdiri dari warga yang pertama kali datang ke lokasi kejadian, orang tua pelaku, serta istri korban sebelum meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu.
Baca Lainnya :
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Selain memeriksa saksi, polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebanyak tiga kali untuk mengungkap kasus tersebut.
“Setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap istri almarhum sebelum dia meninggal di RS Bhayangkara, akhirnya kami melakukan olah TKP kembali,” ujar Ismail kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Menurut Ismail, motif di balik penganiayaan yang menyebabkan satu keluarga tersebut meninggal dunia hingga kini belum diketahui. Pihaknya disebut masih fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Untuk motifnya kami belum diketahui, karena pelaku belum tertangkap, kami masih melakukan pengejaran,” ujarnya.
Kasus tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kota Palu, pada Minggu (26/7/2026).
Dalam kejadian itu, Jamil (32) dan anaknya yang berusia 2 tahun meninggal dunia. Sementara istrinya, Nurhanisa (23), mengalami luka tusuk dan sempat menjalani perawatan intensif selama 10 hari di RS Bhayangkara Palu sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. (nul)









