- Zevana Queenza Jadi Pembawa Baki saat Penaikan Bendera HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Sulteng
- Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Provinsi Sulteng Berlangsung Khidmat
- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas

Keterangan Gambar : Momen pengendara protes terhadap petugas jaga Buka-Tutup jalan di Kebun Kopi saat sejumlah mobil dibiarkan lewat di saat jadwal penutupan sedang berlangsung. (Foto: Fb Marce Lengkong Rotty/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, Palu - Sistem buka-tutup jalan di Jalan Trans Sulawesi Kebun Kopi Palu-Parigi yang mulai diberlakukan sejak 28 Juni hingga 25 Oktober 2025 kembali menuai sorotan. Bukan hanya karena keterbatasan waktu akses, tapi kini lantaran adanya dugaan perlakuan istimewa terhadap kendaraan tertentu.
Kejadian itu viral usai diunggah oleh akun Facebook bernama Marce Lengkong Rotty pada (6/7/2025), yang turut menjadi saksi langsung dalam kejadian tersebut. Dalam video yang diunggah, tampak suasana panas di sekitar portal Kebun Kopi saat beberapa pengendara mulai memprotes keputusan petugas yang dianggap tidak adil.
Baca Lainnya :
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Palu Pagi Ini
- Diskon Tiket Kapal Laris di Palu, 5.000 Tiket Terjual dalam Waktu Singkat
“Lambat 5 menit saja, kami harus menunggu buka-tutup selanjutnya. Tapi kenapa ada mobil yang bisa langsung lewat?” tulis Marce dalam keterangannya, dikutip Senin (7/7/2025).
Ungkapnya dalam video, sebuah mobil Fortuner hitam yang berada di urutan paling depan, sempat terlihat berbincang dengan seorang pria berseragam dan dua penjaga portal. Tak lama setelah percakapan itu, portal dibuka dan mobil tersebut langsung diloloskan. Alasannya? Mobil tersebut disebut-sebut sebagai "utusan bupati".
Insiden ini memicu kemarahan para pengemudi lain yang merasa diperlakukan tidak adil. Tak berselang lama, dua kendaraan lain juga diloloskan sebelum portal kembali ditutup, membuat suasana kian panas. Para pengguna jalan yang sudah menunggu berjam-jam akhirnya meluapkan protes mereka secara terbuka.
Konflik Berulang di Jalur Strategis
Jalur Kebun Kopi yang menjadi penghubung vital antar wilayah memang tengah dalam masa perbaikan dan pembatasan akses selama 4 bulan. Namun, insiden seperti ini menambah daftar panjang ketidakpuasan masyarakat atas penerapan sistem buka-tutup yang dinilai tidak konsisten dan rentan konflik.
Banyak pihak berharap ada peninjauan ulang terhadap regulasi dan pengawasan di lapangan agar tak ada lagi kendaraan yang mendapat "keistimewaan" atas nama jabatan. (Bim)





.jpg)




