Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia

By Inul Irfani 12 Agu 2026, 12:41:58 WIB Daerah
Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia

Keterangan Gambar : Kegiatan “Berani Merdeka Ekspor Durian” yang digelar Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (12/8/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)


Likeindonesia.com, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendorong “Durian Vulcano Indonesia” menjadi identitas durian asal Sulteng yang bisa dikenal hingga pasar internasional.


Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan “Berani Merdeka Ekspor Durian” yang digelar Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (12/8/2026).

Baca Lainnya :


Menurut Anwar Hafid, Sulteng memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sentra durian unggulan Indonesia. Karena itu, penguatan branding dinilai penting agar durian Sulteng memiliki ciri khas saat masuk ke pasar nasional maupun global.


“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi starting point bagi kita untuk benar-benar menjadikan Sulawesi Tengah sebagai raja durian dunia,” ujarnya.


Upaya membawa durian Sulteng ke pasar ekspor sebenarnya telah dimulai sejak sebelum Anwar Hafid menjabat sebagai gubernur. Ekspor perdana durian Sulteng terealisasi pada 2025 dan terus dikembangkan hingga saat ini.


Dalam dua kunjungannya ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Anwar Hafid juga membawa misi memperkenalkan durian Sulteng. Menurutnya, China menjadi salah satu pasar yang potensial karena letaknya relatif dekat dengan Sulteng serta semakin terbukanya konektivitas transportasi kedua wilayah.


“Dari sisi rasa, durian kita tidak kalah. Ini peluang besar bagi Sulawesi Tengah,” katanya.


Untuk memperluas pasar, Anwar Hafid menilai pemerintah dan dunia usaha harus berjalan bersama. Pemerintah berperan menciptakan regulasi dan pelayanan yang memudahkan investasi, sedangkan dunia usaha menjadi penggerak produksi dan ekspor.


“Kalau kita mau sukses, tidak boleh ada ego sektoral. Kuncinya adalah kolaborasi. Pemerintah memberi ruang dan dukungan, dunia usaha bergerak di depan,” tegasnya.


Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota ikut memperkuat ekosistem durian, mulai dari pengembangan packing house, rumah durian, perizinan hingga pembinaan petani.


Menurut Anwar, durian tidak hanya berpotensi menjadi komoditas ekspor, tetapi juga bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat melalui proses hilirisasi.


“Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Multiplier effect dari proses hilirisasi durian ini luar biasa,” jelasnya.


Ia berharap pengembangan durian dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kualitas dan kontinuitas pasokan, sehingga durian Sulteng mampu memenuhi kebutuhan pasar sepanjang tahun.


Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran dashboard potensi komoditas pertanian dan dihadiri Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Fausiah T. Ladja, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin, Wakil Bupati Morowali Irine Ilyas, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, serta kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.