- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
- Kekeringan Mengintai Sejumlah Daerah Sulteng, Warga Diingatkan Bijak Gunakan Air Bersih
- Muhammadiyah Usulkan ke BPJPH, Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal
- Pendatang di Palu Paling Banyak Berasal dari Sulsel, Capai 33.603 Orang
- Kabar Baik! Guru PPPK Paruh Waktu Langsung Diangkat Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027, Tanpa Tes
- KONI Sulteng Lepas 23 Petinju Berlaga di Kejuaraan Amatir Sulawesi Barat
40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah

Keterangan Gambar : Pasangan memilih menikah di KUA. (Foto: @oorraaaaa/TikTok)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Pilihan menikah secara sederhana mulai menjadi pertimbangan bagi sebagian pasangan muda di Indonesia. Pernikahan yang sebelumnya identik dengan pesta besar, gedung, pelaminan, dan banyak tamu, kini tak selalu menjadi pilihan bagi pasangan yang ingin mengatur ulang prioritas setelah menikah.
Berdasarkan data KUA Tebet, Jakarta, sebanyak 40 persen pasangan Gen Z memilih menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) pada 2026. Pilihan menikah secara sederhana ini disebut berkaitan dengan pertimbangan pasangan untuk mengalokasikan uang bagi kebutuhan setelah pernikahan.
Baca Lainnya :
- Salut! Abdy Azwar Bukti Anak Palu Bisa Jadi Pembawa Berita di Korea Selatan
- WNI Ramai-Ramai Cari Kerja ke Luar Negeri, Istana: Kita Punya Budaya Merantau
- Usai Tragedi Juliana, Menhut Evaluasi Keamanan Gunung Rinjani: RFID dan Aturan Baru Disiapkan
- Menaker Ungkap Lebih dari 1 Juta Sarjana di Indonesia Masih Menganggur di 2025
- Siap-Siap Tambah Budget Transport, Pemerintah Bakal Naikkan Tarif Ojol hingga 15 Persen
Kepala KUA Tebet, Nasrulloh mengatakan, proporsi pasangan yang menikah di KUA di wilayahnya meningkat pada 2026. Sebelumnya, sekitar 20 persen pasangan menikah di KUA dan 80 persen menikah di luar KUA. Tahun ini, persentasenya berubah menjadi 40 persen menikah di KUA dan 60 persen di luar KUA.
“Khusus untuk KUA Tebet biasanya dari persentase 20 persen nikah di KUA, 80 persen nikah di luar KUA. Nah di tahun 2026 ini naik 40 persen nikah di KUA, 60 persen nikah di Luar, mayoritas iya yang nikah dari kalangan Gen Z meski ada beberapa di luar itu,” ujar Nasrulloh, dikutip dari cnbcindonesia.com, Jumat (25/9/2026).
Menurut Nasrulloh, beberapa pasangan yang ia temui menyampaikan pertimbangan finansial dalam memilih menikah di KUA.
“Kalau itu saya kurang tahu, tapi 1-2 pengantin bilang kita lebih duit ditabung masa depan ketimbang dihambur di acara pesta,” ujarnya. (nul)

.jpg)







