- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
- Kekeringan Mengintai Sejumlah Daerah Sulteng, Warga Diingatkan Bijak Gunakan Air Bersih
- Muhammadiyah Usulkan ke BPJPH, Rokok dan Vape Diberi Label Nonhalal
- Pendatang di Palu Paling Banyak Berasal dari Sulsel, Capai 33.603 Orang
- Kabar Baik! Guru PPPK Paruh Waktu Langsung Diangkat Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027, Tanpa Tes
- KONI Sulteng Lepas 23 Petinju Berlaga di Kejuaraan Amatir Sulawesi Barat
- Terindikasi Disalahgunakan, Pertamina Blokir 2.189 QR Code BBM Subsidi di Sulteng
- Sulteng Jadi Provinsi dengan Kualitas Lingkungan Terbaik Ketiga di Indonesia
- Tolitoli dan Buol Disebut Berpotensi Terdampak Megathrust, BMKG: Bukan Prediksi
KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet

Keterangan Gambar : Pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBFI Sulteng masa bakti 2026-2030 di Aula KONI Sulteng, Jumat (11/9/2026). (Foto: Media KONI Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Sulteng meningkatkan pembinaan atlet dan prestasi binaraga di daerah.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Harian KONI Sulteng, Muhamad Ifan Taufan, saat mewakili Ketua Umum KONI Sulteng Fathur Razaq dalam pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBFI Sulteng masa bakti 2026-2030 di Aula KONI Sulteng, Jumat (11/9/2026).
Baca Lainnya :
- PTSL Sulteng Tembus 95 Persen, Warga dan Lembaga Nikmati Kepastian Hukum Tanah
- 49 Ribu Mahasiswa Sulteng Lolos Seleksi Awal Beasiswa Berani Cerdas, Baru 7.396 Unggah Berkas
- SMK Bina Bakat Palu Kehilangan Akses Dapodik, Siswa Gagal Ujian Nasional
- Salut! Abdy Azwar Bukti Anak Palu Bisa Jadi Pembawa Berita di Korea Selatan
- Eks Dirut PDAM Banggai Jadi Tersangka Korupsi Dana Penyertaan Modal
Ifan mengatakan, kepengurusan baru PBFI Sulteng perlu memberi perhatian pada pengelolaan organisasi sekaligus program pembinaan atlet.
“Pertama adalah bagaimana penataan dan pembinaan organisasi ini bisa berjalan dengan baik. Kemudian yang kedua adalah pembinaan prestasi,” kata Ifan.
Menurut Ifan, pembinaan atlet menjadi bagian penting dalam upaya mengembangkan cabang olahraga binaraga di Sulteng. Program pembinaan juga perlu diarahkan untuk menemukan dan mengembangkan atlet potensial dari daerah.
Binaraga sendiri memiliki catatan prestasi di Sulteng. Cabang olahraga tersebut pernah menjadi salah satu penyumbang medali bagi daerah dalam ajang olahraga tingkat nasional.
Sejalan dengan itu, Ifan menyebut tata kelola organisasi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan atlet. Koordinasi antarpengurus dan pelaksanaan organisasi sesuai ketentuan diperlukan agar kegiatan pembinaan dan keikutsertaan atlet dalam kompetisi dapat berjalan.
Ia mengatakan, persoalan organisasi yang berujung pada sanksi dapat berdampak terhadap kesempatan atlet untuk mengikuti pertandingan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi di setiap tingkatan PBFI perlu dijaga.
Di sisi lain, KONI Sulteng juga mendorong agar cabang olahraga binaraga dapat kembali dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Kita berharap binaraga bisa kembali dipertandingkan di PON, sehingga bisa berprestasi untuk bangsa,” katanya.
KONI Sulteng menyatakan dukungan terhadap kepengurusan baru PBFI dalam menjalankan program pembinaan, termasuk menjaring dan mengembangkan atlet potensial agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Harapan kita tentu organisasi semakin baik, pembinaan semakin baik, sehingga prestasi atlet juga semakin baik,” pungkasnya.
Pelantikan Pengprov PBFI Sulteng tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum KONI Sulteng Helmy Umar, Direk Warsita, serta Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Sulteng Sandrina L. Kaliey. (nul)

.jpg)







