- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari

Keterangan Gambar : Banjir menerjang Kecamatan Banawa Selatan. (Foto: BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah merilis laporan terbaru terkait banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, pada Selasa (8/7/2025).
Hujan deras yang turun sejak Senin siang (7/7/2025) sekitar pukul 14.30 WITA memicu luapan sungai hingga merendam permukiman warga.
Baca Lainnya :
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
Laporan resmi yang diterima BPBD Sulteng pada pukul 16.45 WITA mencatat lima desa terdampak, yakni Desa Tosale, Lumbu Mamara, Lumbutarombo, Salungkainung, dan Bambarimi.
Di Desa Tosale, sebanyak 40 KK atau 400 jiwa terdampak banjir, dengan 90 rumah terendam. Tiga fasilitas umum juga ikut terdampak, yaitu satu SD, satu Madrasah Tsanawiyah, dan satu jembatan penghubung ke Dusun 4.
Sementara di Desa Lumbu Mamara, terdapat 70 KK atau 180 jiwa terdampak dengan 70 rumah terendam banjir. Satu warga atas nama Taharudin (±60 tahun) dilaporkan hilang dan diduga terbawa arus.
Di Desa Lumbutarombo, banjir berdampak pada 17 KK atau 58 jiwa, termasuk tiga balita, lima lansia, dan satu ibu hamil. Sebanyak 17 rumah terendam di desa ini.
Untuk Desa Salungkainung dan Bambarimi, BPBD menyebut pendataan masih berlangsung di lapangan bersama aparat dan tim TRC.
Meski belum ada laporan warga mengungsi, BPBD menyebut kebutuhan mendesak di lokasi meliputi logistik penanggulangan bencana, air bersih, obat-obatan, dan normalisasi aliran sungai.
Saat ini, kondisi air dilaporkan mulai surut, dan warga telah melakukan pembersihan lingkungan masing-masing. (Bim)










