- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus

Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempa bumi di sekitar wilayah Sulawesi Tengah pada periode 31 Juli-6 Agustus 2026. (Foto: Dok. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, PALU – BMKG Stasiun Geofisika Palu mencatat sebanyak 180 gempa bumi terjadi di wilayah Sulawesi Tengah pada periode 31 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Dari total tersebut, sebanyak 160 gempa memiliki magnitudo di bawah 3. Sementara gempa dengan magnitudo 3 hingga 5 tercatat sebanyak 20 kejadian. Adapun gempa dengan magnitudo di atas 5 tidak terpantau selama periode tersebut.
Baca Lainnya :
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Dalam laporan BMKG Stasiun Geofisika Palu, tercatat sebanyak lima kejadian gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat. Tiga di antaranya terjadi di wilayah Sigi dengan magnitudo masing-masing 4,0, 3,2, dan 4,1. Sementara satu gempa berpusat di Buol dengan magnitudo 3,5 dan satu lainnya berpusat di Morowali dengan magnitudo 3,9.
Berdasarkan frekuensinya, aktivitas gempa tertinggi terjadi pada 6 Agustus dengan 37 kejadian. Disusul 1 Agustus sebanyak 35 kejadian dan 4 Agustus sebanyak 28 kejadian.
Selanjutnya, pada 5 Agustus tercatat 24 kejadian gempa, 31 Juli sebanyak 22 kejadian, 2 Agustus sebanyak 19 kejadian, sedangkan frekuensi terendah terjadi pada 3 Agustus dengan 15 kejadian. (nul)









