- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus

Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempa bumi di sekitar wilayah Sulawesi Tengah pada periode 31 Juli-6 Agustus 2026. (Foto: Dok. BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, PALU – BMKG Stasiun Geofisika Palu mencatat sebanyak 180 gempa bumi terjadi di wilayah Sulawesi Tengah pada periode 31 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Dari total tersebut, sebanyak 160 gempa memiliki magnitudo di bawah 3. Sementara gempa dengan magnitudo 3 hingga 5 tercatat sebanyak 20 kejadian. Adapun gempa dengan magnitudo di atas 5 tidak terpantau selama periode tersebut.
Baca Lainnya :
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Dalam laporan BMKG Stasiun Geofisika Palu, tercatat sebanyak lima kejadian gempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat. Tiga di antaranya terjadi di wilayah Sigi dengan magnitudo masing-masing 4,0, 3,2, dan 4,1. Sementara satu gempa berpusat di Buol dengan magnitudo 3,5 dan satu lainnya berpusat di Morowali dengan magnitudo 3,9.
Berdasarkan frekuensinya, aktivitas gempa tertinggi terjadi pada 6 Agustus dengan 37 kejadian. Disusul 1 Agustus sebanyak 35 kejadian dan 4 Agustus sebanyak 28 kejadian.
Selanjutnya, pada 5 Agustus tercatat 24 kejadian gempa, 31 Juli sebanyak 22 kejadian, 2 Agustus sebanyak 19 kejadian, sedangkan frekuensi terendah terjadi pada 3 Agustus dengan 15 kejadian. (nul)










