- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi

Keterangan Gambar : Polsek Palu Selatan mendatangi lokasi penemuan seorang mahasiswi yang meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jalan Tanjung Angin, Kota Palu, Jumat (7/8/2026). (Foto: Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, PALU - Mahasiswi asal Kabupaten Morowali Utara (Morut), Dela Lakoni (19), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Tanjung Angin, Kota Palu, Jumat (7/8/2026) pagi. Pihak keluarga menyatakan ikhlas atas kepergian korban dan memutuskan tidak meminta dilakukan autopsi.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena, melalui Kapolsek Palu Selatan AKP Kasim Bohari, mengatakan korban yang merupakan mahasiswi salah satu STIKES swasta di Kota Palu itu terakhir terlihat dalam keadaan sehat pada Kamis (6/8/2026) malam.
Baca Lainnya :
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
AKP Kasim Bohari menyampaikan, korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Perdinan Lakoni (15), sekitar pukul 06.00 Wita saat hendak membangunkan korban untuk bersiap beraktivitas. Namun, korban tidak merespons sehingga Perdinan meminta bantuan seorang mahasiswa yang tinggal di kos sebelah.
“Perdinan membuka pintu kamar korban untuk bersiap ke sekolah. Ia mendapati korban tengah terbaring terlentang dan tidak merespons saat dipanggil berulang kali,” jelas AKP Kasim Bohari, Jumat (7/8/2026).
Kemudian, kata dia, setelah dipastikan telah meninggal dunia, kejadian tersebut dilaporkan kepada paman korban, Ricat (53).
Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk persiapan dipulangkan ke kampung halamannya di Morowali Utara.
AKP Kasim Bohari menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena pihak keluarga menyatakan ikhlas atas kejadian tersebut dan tidak meminta dilakukan autopsi.
“Ricat menyatakan ikhlas atas kejadian ini dan tidak mempermasalahkan lebih lanjut, sehingga proses autopsi tidak dilakukan,” pungkasnya. (nul)










