- KONI Sulteng Lepas 23 Petinju Berlaga di Kejuaraan Amatir Sulawesi Barat
- Terindikasi Disalahgunakan, Pertamina Blokir 2.189 QR Code BBM Subsidi di Sulteng
- Sulteng Jadi Provinsi dengan Kualitas Lingkungan Terbaik Ketiga di Indonesia
- Tolitoli dan Buol Disebut Berpotensi Terdampak Megathrust, BMKG: Bukan Prediksi
- Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Sampah TPA Kawatuna
- Aktivitas Gempa di Sulteng Kembali Meningkat, Tembus 121 Kejadian dalam Sepekan
- Ketua KONI Sulteng Harap Berani Cup Lahirkan Pemain Nasional dan Internasional
- Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Akbar Supratman: Kabar Baik untuk Sulteng
- Gibran Minta Maaf Usai Siswa Keracunan MBG, Sarankan Bawa Bekal yang Dimasak Ibu
- Ahmad Ali Dorong PSI Donggala Perkuat Struktur dan Solidaritas Menuju Pemilu 2029
Setelah 11 Jam Pencarian, Pendaki Gunung Gawalise Alami Hipotermia Ditemukan Selamat

Keterangan Gambar : Korban yang mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Gawalise, Kabupaten Sigi, ditemukan selamat dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, SIGI - Setelah dilakukan pencarian intensif, Tim SAR gabungan berhasil menemukan Icha (17 th), pendaki asal Tinggede yang sempat dilaporkan hilang di Gunung Gawalise. Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (18/8/2025) pukul 10.15 WITA.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu sebelumnya menerima laporan pada Minggu (17/8/2025) pukul 23.05 WITA. Dalam laporan tersebut disebutkan, korban mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Gawalise, Kabupaten Sigi.
Baca Lainnya :
- Fathur Razaq Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Bukit Salena, Kibarkan Merah Putih di Udara
- Residivis Tikam Pengusaha Toko Bangunan Hingga Tewas di Palu
- Hacked By BARZXPLOIT
- Ribuan Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi HUT RI ke-80
- Syarifudin Hafid Dukung Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan
Menyusul laporan yang diterima, tim rescue SAR Palu segera diberangkatkan. Pada pukul 23.50 WITA, tim tiba di Pos Musibah dan langsung bergerak menuju lokasi. Namun, cuaca ekstrem berupa hujan deras dan kabut tebal sempat menghambat pergerakan, sehingga tim harus menunggu kondisi lebih aman sebelum melanjutkan pencarian.
Proses evakuasi berlangsung hingga Senin (18/8/2025) malam. Korban akhirnya tiba di posko sekitar pukul 21.48 WITA, lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Alhamdulillah, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat. Korban saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan pendakian agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, membawa perlengkapan yang memadai baik itu obat-obatan maupun logistik, sehingga kegiatan pendakian dapat berjalan aman,” ungkap Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal.
Setelah korban ditemukan dalam keadaan selamat, Tim SAR menggelar debriefing pada pukul 22.20 WITA. Dalam rapat evaluasi tersebut, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi diusulkan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, Tim Pendaki, BPBD Sigi, Rumah Sakit Bhayangkara, masyarakat setempat, serta UPT Taman Nasional Sektor I. (Bim/Nl)










