- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
Setelah 11 Jam Pencarian, Pendaki Gunung Gawalise Alami Hipotermia Ditemukan Selamat

Keterangan Gambar : Korban yang mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Gawalise, Kabupaten Sigi, ditemukan selamat dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, SIGI - Setelah dilakukan pencarian intensif, Tim SAR gabungan berhasil menemukan Icha (17 th), pendaki asal Tinggede yang sempat dilaporkan hilang di Gunung Gawalise. Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (18/8/2025) pukul 10.15 WITA.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu sebelumnya menerima laporan pada Minggu (17/8/2025) pukul 23.05 WITA. Dalam laporan tersebut disebutkan, korban mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Gawalise, Kabupaten Sigi.
Baca Lainnya :
- Fathur Razaq Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Bukit Salena, Kibarkan Merah Putih di Udara
- Residivis Tikam Pengusaha Toko Bangunan Hingga Tewas di Palu
- Hacked By BARZXPLOIT
- Ribuan Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi HUT RI ke-80
- Syarifudin Hafid Dukung Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan
Menyusul laporan yang diterima, tim rescue SAR Palu segera diberangkatkan. Pada pukul 23.50 WITA, tim tiba di Pos Musibah dan langsung bergerak menuju lokasi. Namun, cuaca ekstrem berupa hujan deras dan kabut tebal sempat menghambat pergerakan, sehingga tim harus menunggu kondisi lebih aman sebelum melanjutkan pencarian.
Proses evakuasi berlangsung hingga Senin (18/8/2025) malam. Korban akhirnya tiba di posko sekitar pukul 21.48 WITA, lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Alhamdulillah, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat. Korban saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan pendakian agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, membawa perlengkapan yang memadai baik itu obat-obatan maupun logistik, sehingga kegiatan pendakian dapat berjalan aman,” ungkap Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal.
Setelah korban ditemukan dalam keadaan selamat, Tim SAR menggelar debriefing pada pukul 22.20 WITA. Dalam rapat evaluasi tersebut, operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi diusulkan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu, Tim Pendaki, BPBD Sigi, Rumah Sakit Bhayangkara, masyarakat setempat, serta UPT Taman Nasional Sektor I. (Bim/Nl)










