- Empat Atlet Junior Sulteng Berlaga di Asian OWS Bali
- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
Fathur Razaq Pimpin Upacara HUT RI ke-80 di Bukit Salena, Kibarkan Merah Putih di Udara

Keterangan Gambar : Muhammad Fathur Razaq, Koordinator Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah, memimpin upacara sebagai inspektur Upacara HUT RI ke-80 di Salena, Minggu (17/8/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, PALU – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bukit Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, berlangsung penuh makna dan berbeda dari biasanya.
Muhammad Fathur Razaq, Koordinator Rembuk Pemuda Sulawesi Tengah, memimpin upacara sebagai inspektur sekaligus terbang dengan paralayang mengibarkan bendera Merah Putih di langit Salena, Minggu (17/8/2025).
Baca Lainnya :
- Residivis Tikam Pengusaha Toko Bangunan Hingga Tewas di Palu
- Ribuan Warga Binaan di Sulteng Terima Remisi HUT RI ke-80
- Syarifudin Hafid Dukung Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan
- BMKG Pastikan Gempa Poso Bermagnitudo 5,8, Susulan Capai 25 Kali
- 29 Warga Luka-Luka Akibat Gempa M5,8 di Poso
Untuk pertama kalinya, Bukit Salena menjadi tempat upacara pengibaran bendera. Rembuk Pemuda Sulteng menggagas kegiatan ini di puncak lokasi paralayang yang terkenal, menjadikannya simbol kebersamaan dan kreativitas generasi muda dalam merayakan kemerdekaan.
Usai memimpin upacara, Fathur langsung terbang dengan paralayang sambil membawa Sang Saka Merah Putih.
Ketua Umum Paralayang Indonesia sekaligus Ketua KONI Donggala, Asgaf Ahmad Umar, ikut mendampingi bersama rekan-rekan dari cabang olahraga paralayang Sulawesi Tengah.
Kehadiran mereka menambah semarak peringatan HUT RI yang menyatukan olahraga, budaya, dan semangat kepemudaan.
Ribuan warga memadati kawasan Bukit Salena, dari kaki bukit hingga puncak. Mereka bersorak dan bertepuk tangan saat Merah Putih berkibar di udara, menciptakan suasana khidmat sekaligus membanggakan.
Setelah mengudara, Fathur mendarat di Lapangan Gawalise, Kelurahan Tipo. Warga yang sejak pagi menanti menyambutnya dengan meriah.
Di sana, Fathur bersama istrinya, Athalla Tiara, bergabung dengan masyarakat dalam berbagai lomba HUT RI, sekaligus menyerahkan hadiah bagi para pemenang.
Dalam keterangannya, Fathur menekankan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi generasi muda untuk tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga melanjutkannya lewat karya nyata.
“Pemuda adalah energi perubahan. Budaya adalah akar yang membuat kita kokoh berdiri, sementara semangat kepemudaan adalah sayap yang membawa kita terbang menatap masa depan. Dua hal inilah yang harus kita jaga dan satukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemuda Sulawesi Tengah ingin menyampaikan pesan ke seluruh penjuru negeri.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Sulawesi Tengah berani, kreatif, peduli, dan siap menjaga persatuan bangsa. Itulah cara terbaik kita mengisi kemerdekaan,” tegasnya.
Perayaan HUT RI ke-80 di Bukit Salena hingga Lapangan Gawalise membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tetap menyala di tengah masyarakat.
Tidak hanya lewat upacara, tetapi juga melalui kebersamaan, kreativitas, olahraga, dan cinta tanah air yang terus diwariskan lXDintas generasi. (Bim)










