- Harga Pertamax Kini Lebih Mahal, Naik dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
Gempa Magnitudo 5,8 di Poso Dipicu Sesar Tokokaru, BMKG Catat 10 Gempa Susulan

Keterangan Gambar : Ilustrasi seismograf, alat pengukur gempa. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Poso – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/8/2025) pukul 06.38 WITA.
BMKG mencatat episenter gempa berada di laut, 13 kilometer barat laut Kota Poso, pada kedalaman 10 kilometer.
Baca Lainnya :
- Hacked By Mr.SonicX
- KillerSecTeam
- HACKED BY OBINXYZ
- Hacked By BARZXPLOIT FT Mr.SonicX
- BNNP Sulteng Musnahkan Narkotika Senilai Rp4,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Berdasarkan analisis, gempa tersebut tergolong dangkal akibat aktivitas Sesar Tokoraru dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Getaran gempa dirasakan kuat di Kota Poso dengan intensitas V-VI MMI, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Sejumlah dinding dilaporkan mengalami keretakan ringan.
Sementara itu, di Luwu Timur, Mamuju, Masamba, Majene, Palopo, Pasangkayu, dan Polewali Mandar, gempa dirasakan pada skala III-IV MMI.
Getaran juga dirasakan di Tana Toraja dan Wajo dengan skala III MMI.
Hingga kini, belum ada laporan kerusakan signifikan akibat gempa tersebut.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Monitoring hingga pukul 07.10 WIB menunjukkan adanya 10 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 3,2.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali ke dalam. (Rul/Nul)










