- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi

Keterangan Gambar : Ilustrasi pengisian galon air minum isi ulang. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU – Kualitas air minum isi ulang yang dikonsumsi masyarakat menjadi perhatian. Seluruh pelaku usaha depot air minum di Kota Palu didorong untuk memenuhi standar higiene sanitasi melalui kepemilikan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Hal itu disampaikan dalam Pertemuan Pelaku Usaha Depot Air Minum Tingkat Kota Palu Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Rabu (5/8/2026).
Baca Lainnya :
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
- Peresmian Jembatan Palu IV Ditunda, Masih Ada Pekerjaan Belum Rampung
- Resmi Dibuka, Bengkel Body Repair Suzuki Palu: Layanan Cepat, Garansi Aman, Semua Merek Masuk!
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Rachmat Yasin, menjelaskan setiap pengusaha depot air minum isi ulang wajib memiliki SLHS sebagai syarat untuk menjamin kebersihan dan keamanan air yang diproduksi.
“Aturan ini ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan untuk menjamin kebersihan air, kesehatan tempat pengolahan, dan keselamatan masyarakat yang mengonsumsi air tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, mengapresiasi antusiasme para pelaku usaha yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh depot air minum di Kota Palu segera memenuhi standar higiene sanitasi.
“Harapannya seluruh depot air minum di Kota Palu segera memenuhi standar. Pentingnya SLHS ini bukan untuk mempersulit, tapi untuk melindungi masyarakat. Kami ingin mencarikan solusi terbaik sehingga sesegera mungkin mengurus. Apalagi pengurusannya gratis untuk SLHS,” tegasnya.
Ia menambahkan, terpenuhinya standar higiene sanitasi akan mendukung terwujudnya Kota Sehat.
“Pemerintah kota hadir untuk mendampingi. Yuk kita sama-sama jaga kesehatan warga Palu mulai dari air yang kita minum,” pungkas Imelda. (nul)









