- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
Mahasiswa Palu Barhasil Hack Situs BMKG
Mahasiswa Asal Sulawesi Tengah Dapat Apresiasi dari BMKG Usai Temukan Celah Keamanan

Jakarta – Seorang mahasiswa asal Sulawesi Tengah, Ananda Saputra, berhasil mengukir prestasi yang tidak biasa. Berbekal kemampuan di bidang keamanan siber, Ananda menemukan celah kerentanan pada sistem situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Alih-alih menyalahgunakan temuannya, Ananda memilih untuk melaporkan kerentanan tersebut secara resmi kepada pihak BMKG. Sikap etis dan profesional inilah yang kemudian membawanya pada apresiasi langsung dari lembaga negara tersebut.
Baca Lainnya :
- Persoalan Lahan Eks HGB di Palu Dibahas Bersama ATR/BPN
- Polemik Tambang Liar, Legalitas Skema Koperasi Dinilai Bisa Jadi Solusi
- Polemik HGB Warga Palu, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Hak Warga Dikawal
- Longsor Tengah Malam Tutup Jalur Kebun Kopi dan Timbun 9 Kendaraan
- Asprindo Gandeng BRI Buka Peluang Pembiayaan Luas bagi UMKM Sulteng
Dalam keterangan resminya, BMKG menyampaikan penghargaan atas kontribusi Ananda dalam membantu menjaga keamanan sistem informasi mereka. Sebagai bentuk apresiasi, Ananda menerima sertifikat penghargaan resmi dari BMKG.
“Langkah yang diambil Ananda menunjukkan contoh nyata bagaimana kemampuan di bidang siber dapat digunakan untuk tujuan positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar salah satu perwakilan BMKG.
Ananda sendiri berasal dari Desa Balinggi Jati, Sulawesi Tengah. Ia mengaku tidak menyangka bahwa aksinya akan mendapat perhatian langsung dari BMKG. “Saya hanya ingin membantu. Bagi saya, menjaga keamanan siber bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tanggung jawab,” tutur Ananda.
Kisah ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah bahwa potensi besar dalam dunia teknologi bisa memberikan dampak nyata jika diarahkan dengan benar.
Dengan pencapaiannya ini, Ananda menegaskan bahwa seorang mahasiswa dari daerah pun mampu memberikan kontribusi penting bagi keamanan digital nasional.




.jpg)





