- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Jalan Rusak Parah, Jenazah Penyuluh KB di Donggala Dievakuasi Pakai Motor

Keterangan Gambar : Dalam video unggahan warganet di media sosial Facebook yang beredar Kamis, (10/7/2025), terlihat jenazah seorang penyuluh keluarga berencana (KB) hanya dibungkus kain, kemudian diikat di bagian belakang motor. (Foto: Facebook Liu Syi/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, Donggala – Jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, memaksa warga mengevakuasi jenazah seorang penyuluh keluarga berencana (KB) hanya dengan menggunakan sepeda motor.
Jenazah Arieal Sharon, Penyuluh KB, tak bisa dijemput ambulans karena akses jalan yang tak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Baca Lainnya :
- Warga Desa Rano Donggala Keluhkan Jalan Rusak Puluhan Tahun, Minta Perhatian Serius dari Pemerintah
- AHY Tegaskan Tata Ruang dan Konektivitas Kunci Pembangunan Inklusif di Sulawesi Tengah
- Jembatan Vital Nelayan Desa Towale Donggala Rusak, Nelayan Sulit Bawa Ikan ke Jalan Raya
- Setelah Sehari Pencarian, Korban Sungai Mamara Donggala Ditemukan Tak Bernyawa
- Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari
Dalam video unggahan warganet di media sosial Facebook yang beredar Kamis, (10/7/2025), terlihat jenazah hanya dibungkus kain, kemudian diikat di bagian belakang motor yang dikendarai seorang joki agar bisa melewati medan yang terjal dan licin.
"Turut berdukacita atas kepergian sahabat kita yang bertugas di Kecamatan Penimbani, Kabupaten Donggala Izin membagikan agar pemerintah daerah mana tahu bisa lihat postingan ini, terutama pemerintah kecamatan sirenja agar bisa jadi perhatian pemerintah kecamatan karena bukan cuma Kecamatan Penimbani yang miris akan akses jalan, coba tengok juga jalan kami yg di Dusun Pura Malino, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Orang tua saya bisa jadi saksi bagaimana mirisnya akses jalan di atas. Di atas ada 2 dusun dan jumlah KK-nya bisa dibilang layak untuk jadi 1 desa, tapi kami tidak pernah merasakan jalan yang layak bertahun-tahun ," tulis keterangan pemilik akun Facebook, Mohammad Salehudin, dikutip Jumat (11/7/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Likeindonesia.com, evakuasi darurat itu dilakukan oleh warga setempat hingga mencapai Desa Dombu, Kabupaten Sigi, di mana jenazah akhirnya dapat dipindahkan ke mobil ambulans yang sudah menunggu di jalur yang lebih layak. (Bim/Nul)










