- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
- Bank Sulteng Keluarkan Klarifikasi Resmi Usai Karangan Bunga Viral di Palu
- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
Tali Bendera Putus, Tim Damkar Palu Panjat Tiang Demi Lanjutkan Latihan Paskibra

Keterangan Gambar : Tim Rescue Damkarmat Kota Palu memperbaiki tali bendera di tiang utama halaman kantor gubernur yang terputus, pada Sabtu (2/8/2025) pagi. (Foto: Damkarmat Palu)
Likeindonesia.com, Palu - Aksi heroik kembali diperlihatkan Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palu pada Sabtu (2/8/2025) pagi.
Bukan untuk memadamkan api, melainkan menyelamatkan jalannya latihan Paskibra di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- Lapas Leok Kembangkan Program Swasembada Pangan untuk Warga Binaan
- Bendera Pataka Diserahkan, Sulteng Pegang Amanah Tuan Rumah FORNAS IX
- 23.768 Pengajuan Berani SEHAT, Wagub: Jangan Ada Lagi Orang Tak Bisa Berobat Karena Tak Punya Uang
- Menkes Ingatkan: Jantung Bukan Penyakit Mendadak, Cek Kesehatan Gratis Harus Dimanfaatkan
- RSUD Undata Palu Gelar Operasi Jantung Terbuka Perdana di Sulawesi Tengah
Sekitar pukul 08.10 WITA, Command Center Damkarmat Kota Palu menerima laporan tak biasa, yakni tali bendera di tiang utama halaman kantor gubernur terputus.
Insiden itu membuat para anggota Paskibra tak bisa melanjutkan sesi latihan upacara mereka.
Tiang bendera yang menjulang tinggi tak memungkinkan panitia memperbaikinya sendiri.
Tak butuh waktu lama, tim rescue Damkar dikerahkan ke lokasi.
Dengan perlengkapan panjat yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan, petugas damkar langsung melakukan evakuasi dan penggantian tali bendera.
Proses berlangsung selama sekitar 40 menit.
Meski medan sulit dan memerlukan ketelitian tinggi, aksi petugas berjalan tanpa hambatan.
Tepat pukul 10.50 WITA, tali pengganti berhasil dipasang dan latihan Paskibra bisa kembali dilanjutkan.
Tidak ada kobaran api, tidak pula evakuasi korban, namun pagi itu, petugas damkar tetap menunjukkan dedikasinya dalam tugas kemanusiaan untuk mengawal jalannya latihan generasi penerus upacara bendera. (Rul)










