- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
RSUD Undata Palu Gelar Operasi Jantung Terbuka Perdana di Sulawesi Tengah

Keterangan Gambar : Direktur RSUD Undata, drg. Herry Mulyadi bersama pasien yang menjalani operasi jantung terbuka. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Palu – Layanan kesehatan di Sulawesi Tengah mencatat sejarah baru.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu sukses melaksanakan operasi jantung terbuka perdana di provinsi ini.
Baca Lainnya :
- Menkes RI Resmikan Operasi Jantung Perdana di Palu, Kemoterapi Kini Ditanggung BPJS
- Layanan Kesehatan Sulteng Semakin Maju, Operasi Jantung Digelar Perdana di Palu
- Viral Video Bunyi Alat Diduga Peringatan Gempa Ternyata Salah, BMKG Beri Klarifikasi
- Sosialisasi Empat Pilar di Palu, Longki: Generasi Muda Garda Depan Bangsa
- Razia Gabungan di Rutan Palu, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
Operasi dilakukan pada dua pasien, dan menjadi tonggak penting dalam layanan bedah jantung di luar Pulau Jawa.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyaksikan langsung pencapaian tersebut saat berkunjung ke RSUD Undata Palu, Jumat (1/8/2025) pagi.
Ia menyebutkan, operasi ini akan membuka akses lebih luas bagi pasien jantung di wilayah timur Indonesia.
"Dari dokter, saya dengar saat ini sudah ada antrean 100 pasien. Jadi dengan adanya layanan ini, pasien yang membutuhkan bisa lebih cepat tertangani," kata Budi Gunadi kepada awak media.
Direktur RSUD Undata, drg. Herry Mulyadi menyebutkan bahwa dua pasien telah menjalani operasi perdana.
Ia menyebut, saat ini RS Undata memiliki lima dokter spesialis jantung dari total 15 dokter yang tersebar di seluruh Sulawesi Tengah.
“Untuk sementara kami belum semua, jadi yang ada pemasangan cincin ring. Tapi hari ini sejarah baru, alhamdulillah kita bisa melakukan operasi jantung terbuka perdana di Sulawesi Tengah,” ujar Herry.
Ia menambahkan, angka kesakitan akibat penyakit jantung di Sulawesi Tengah menempati posisi dua tertinggi di antara jenis penyakit lainnya.
Karena itu, peningkatan kapasitas layanan jantung dinilai mendesak.
"Kami juga meminta dukungan untuk penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia agar layanan bisa berkelanjutan," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, RSUD Undata juga menandatangani kesepakatan kerja sama dengan BPJS untuk penjaminan pembiayaan layanan kanker mulai hari itu. (Rul)




.jpg)





