- Zevana Queenza Jadi Pembawa Baki saat Penaikan Bendera HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Sulteng
- Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Provinsi Sulteng Berlangsung Khidmat
- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
Sesak Napas di Tengah Laut, ABK MV Mineral Nederland Asal Ukraina Dievakuasi di Perairan Donggala

Keterangan Gambar : Proses medical evacuation terhadap ABK asal Ukraina dilakukan dari kapal MV Mineral Nederland ke KN SAR Baladewa di tengah laut Donggala Selasa malam (28/10/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Donggala – SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang Anak Buah Kapal (ABK) MV Mineral Nederland yang mengalami sesak napas saat kapal berlayar di perairan Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa malam (28/10/2025).
Korban bernama Sinkeych, warga negara Ukraina, dilaporkan mengalami sesak napas disertai demam tinggi dengan suhu tubuh mencapai 39,6°C dan denyut nadi 135 bpm. Informasi tersebut diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari Simson, perwakilan Onecare Team, pada pukul 22.40 WITA.
Baca Lainnya :
- Ada Temuan Tumpang Tindih Lahan Transmigrasi dan HGU PT LTT di Donggala, Warga Potensi Rugi Miliaran
- Puskesmas Birobuli Catat 260 Kasus HIV, 48 di Antaranya Pasien Baru Tahun Ini
- Palu Utara Catat Kasus Anak Kurang Gizi Terbanyak di Kota Palu
- Sirenja Borong 9 Penghargaan, Jadi Juara Umum FTBI Donggala 2025
- Atasi Lonjakan Pasien Pagi Hari, RSUD Anutapura Luncurkan Poliklinik Sore Eksekutif
Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, ABK KN SAR Baladewa, Lanal Palu, Syahbandar Pantoloan, Pelni, KPLP, dan KKP, segera bergerak menuju koordinat 0°27.70'S - 119°34.15'E, sekitar 23 mil laut dari Pelabuhan Lanal Palu.
Pada pukul 00.36 WITA, tim tiba di titik intercept dan langsung melakukan proses medical evacuation (medevac) terhadap korban ke atas KN SAR Baladewa untuk mendapat pertolongan pertama. Selanjutnya, kapal bergerak menuju Pelabuhan Pantoloan dan tiba pada pukul 02.30 WITA. Korban kemudian diserahkan kepada tim medis dan dibawa ke RS Budi Agung Palu untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 03.00 WITA setelah dilakukan debriefing dan penutupan operasi. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing.
“Koordinasi dan kecepatan respon tim menjadi kunci dalam pelaksanaan medevac malam ini. Kami berterima kasih atas kerja sama seluruh unsur yang terlibat, sehingga proses evakuasi berjalan lancar dan korban dapat segera mendapat perawatan medis,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal. (Bim/Nl)





.jpg)




