- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
Pipa Proyek Benur Terpasang di Atas Karang Pantai Kaluku, Ekosistem Laut Donggala Terancam?

Keterangan Gambar : Pipa proyek benur tersebut tampak dipasang langsung di atas karang yang berada di kawasan Pantai Kaluku.
Likeindonesia.com, DONGGALA — Instalasi pipa yang terpasang di atas karang di kawasan Pantai Kaluku, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan warganet. Kondisi tersebut dinilai dapat mengancam kelestarian ekosistem laut di wilayah tersebut.
Akun Instagram @pantai_kaluku, pada Senin (4/8/2025), membagikan unggahan yang menunjukkan adanya pipa yang disebut bagian dari proyek benur udang vaname.
Baca Lainnya :
- Terbongkar! 12 Paket Sabu Diselipkan di BH Perempuan di Donggala Ditangkap Polisi
- Pinjam Motor ke Rumah Pacar, Pulangnya Jadi Tersangka Curanmor
- QRIS Tap Hadir di Bus Trans Donggala, BI Sulteng: Ini Bukti Inovasi Daerah
- Warga Donggala Keluhkan Pelayanan Lalu Lintas, Polisi Sampaikan Permohonan Maaf
- Kamtibmas Donggala Terkendali, Kasus Kriminal Turun Drastis Lebih dari 50 Persen
"Ini adalah instalasi pipa dari perusahaan benur udang vaname yang ada di Pantai Kaluku, Donggala, dan pipanya ditanam di atas karang yang ke depannya bisa membuat ekosistem bawah laut Donggala menjadi rusak. Bukan cuma di Pantai Kaluku saja!!!!" tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya, dikutip Selasa (5/8/2025).
Unggahan ini memicu respons dari warganet lain yang khawatir terhadap dampak lingkungan jangka panjang.
"Very sad," bunyi komentar akun @coco_saluan.
"Pelanggaran keras," imbuh akun @abdillah_saj.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola proyek maupun instansi terkait mengenai tujuan dan izin pemasangan pipa tersebut.**




_2.jpg)





