Air Terjun Gitgit: Keindahan dan Sejarah Menariknya

By Anisa Dewi 23 Jul 2025, 14:25:36 WIB Wisata
Air Terjun Gitgit: Keindahan dan Sejarah Menariknya

Air Terjun Gitgit masuk ke dalam salah satu air terjun cantik yang berada di Bali Utara. Keindahannya sangat memukau dan masih terjaga. Ideal sebagai tujuan wisata untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan air terjun di Bali.

Setibanya di lokasi air terjun, wisatawan dapat menikmati pemandangan air yang jatuh dari ketinggian 35 meter. Siapa saja yang berkunjung pasti merasakan ketenangan tersendiri sehingga cocok untuk tempat healing.

Sejarah

Sejarah air terjun ini tidak kalah menarik untuk dibahas. Keberadaan air terjun ini sudah diketahui oleh masyarakat setempat sejak zaman pemerintahan Belanda. Kala itu, banyak orang-orang Belanda yang memanfaatkan sebagai tempat pemandian.

Baca Lainnya :

Air Terjun Gitgit yang memiliki air jernih dan segar mulai dibuka sebagai destinasi wisata sejak 1939. Gagasan tersebut dicetuskan oleh Dr. C. Hooykaas seorang penggalang yang berasal dari yayasan Kirtya Liefrinck Van der Tuuk.

Setelahnya, pada tahun 1989 barulah beberapa bangunan mulai ada di sekitar air terjun ini. Mulai dari hotel, restoran, sampai area kolam renang. Sejak saat itu, banyak wisatawan yang berkunjung untuk menikmati keindahannya.

Lokasi

Air Terjun Gitgit berada di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Jaraknya sekitar 11 kilometer ke arah selatan dari Singaraja. Wisatawan dapat menempuh perjalanan dari Singaraja ke Desa Gitgit dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Buleleng Bali tidak ada habisnya menyimpan destinasi-destinasi cantik. Air terjun ini dikelilingi hutan hijau yang masih terjaga keasliannya. Wisatawan perlu berjalan kaki sekitar 20 menit dari area parkiran menuju lokasi air terjun.

Meski perjalanan trekking cukup melelahkan, wisatawan akan disambut dengan keindahan alam yang mempesona. Ketenangan dan kenyamanan akan menghampiri wisatawan selama berjalan menuju air terjun.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Tiket air terjun masih tergolong terjangkau. Wisatawan bisa mengunjunginya dengan keluarga, teman, maupun sahabat. Keindahan air terjun yang luar biasa bisa dinikmati dengan membayar tiket masuk dan biaya parkir saja.

  • HTM orang dewasa: Rp20.000
  • HTM anak-anak: Rp10.000
  • Biaya parkir kendaraan: Rp5.000

Air Terjun Gitgit buka mulai pukul 08.00 sampai dengan 18.00 WITA. Jam operasionalnya termasuk panjang sehingga wisatawan lebih leluasa untuk mengeksplorasi keindahan air terjun. Hindari untuk berkunjung ke air terjun ini mendekati waktu tutup!

Daya Tarik Air Terjun Gitgit

Air Terjun Gitgit memiliki sejumlah daya tarik yang membuat wisatawan mau datang berkali-kali. Keindahan alamnya mencerminkan alam khas Bali yang selalu menarik untuk dikunjungi berulang kali.

1. Aliran Air yang Deras

Kondisi aliran air di tempat wisata ini mengalir dengan sangat deras dan jernih. Air jatuh dari ketinggian puluhan meter sehingga menciptakan suara gemuruh lembut yang bisa menenangkan telinga wisatawan.

Pancaran airnya yang cukup kuat tidak hanya memukau. Namun, juga membantu menciptakan alam yang subur di sekitarnya. Air terjun ini sangat cocok dijadikan sebagai objek fotografi.

Wisatawan yang datang ke air terjun ini wajib mencoba merasakan sensasi percikan air. Terlebih setelah menyelesaikan trekking yang cukup melelahkan. Derasnya aliran air dapat menjadi obat yang mujarab untuk rasa lelah.

2. Tebing-Tebing Batu

Tebing-tebing batu alami di sekitar Air Terjun Gitgit menjulang sangat tinggi dan kokoh. Secara tidak langsung, tebing-tebing tersebut menjadi latar cantik untuk aliran air yang jatuh dari atas.

Kebanyakan tebing di sekitar air terjun sudah ditumbuhi dengan lumut hijau yang menempel di bagian permukaanya. Kondisi tersebut menjadi salah satu saksi bisu perjalanan air terjun di Desa Gitgit ini, sejak zaman Belanda hingga dibuka sebagai destinasi wisata.

Pada waktu tertentu, wisatawan yang datang dapat menyaksikan cahaya jatuh di sela-sela pepohonan dan tebing. Cahaya tersebut membuat batuan dan air di sekitar tempat wisata ini menjadi berkilau.

3. Suasana Damai

Terletak di kawasan Buleleng membuat air terjun ini masih terjaga keasliannya. Kawasan ini memang terkenal dengan suasananya yang masih alami. Aksesnya hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari area parkir sehingga jauh dari keramaian. 

Wisatawan yang berjalan mendekati lokasi air terjun dapat mendengar dentuman air dengan keras. Suara yang semakin keras menandakan lokasi air terjun yang sudah dekat. Tidak sedikit wisatawan yang merasakan kedamaian saat duduk sejenak di tepian air terjun.

Siapa pun yang berkunjung sejenak ke air terjun ini akan merasakan waktu yang seolah berjalan lambat. Suasana damai yang ada bisa menjadi renungan untuk selalu mensyukuri nikmat dari Tuhan.

Opsi Transportasi

Tertarik berkunjung ke Air Terjun Gitgit? Wisatawan bisa memilih salah satu opsi transportasi di bawah ini. Setiap opsi mempunyai keunggulan masing-masing sehingga wisatawan perlu untuk mempertimbangkannya sebelum berwisata.

1. Mobil Sewaan

Berwisata dengan mobil sewaan selalu terasa nyaman dan fleksibel. Pasalnya, Mobil sewaan menawarkan kenyamanan ekstra untuk wisatawan. Terlebih ketika wisatawan akan menempuh perjalanan jauh menuju lokasi air terjun yang berada di Buleleng.

Perjalanan dari Denpasar menuju Buleleng membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Waktu tempuh tersebut bisa lebih lama, tergantung dengan kondisi lalu lintas. Meski waktu tempuhnya cukup lama, wisatawan dapat memanjakan mata dengan pemandangan di jalan.

Jika menggunakan mobil sewaan, wisatawan bisa merencanakan juga kunjungan ke Air Terjun Sekumpul dan Air Terjun Banyumala. Dalam satu hari, kesempatan berkunjung ke berbagai lokasi air terjun yang indah sudah menanti wisatawan.

2. Taksi Online

Wisatawan yang tidak ingin ribet juga bisa menggunakan layanan taksi online untuk mencapai lokasi air terjun. Cukup pesan melalui aplikasi taksi online, kemudian pengemudi akan menjemput wisatawan di titik penjemputan.

Taksi online umumnya menyediakan pilihan kendaraan yang terbatas. Hanya muat untuk beberapa orang saja. Transportasi ini cocok untuk wisatawan yang baru pertama kali datang ke Bali dan mengutamakan kepraktisan.

Namun perlu diingat, taksi online memiliki tarif yang cukup tinggi. Terlebih jika wisatawan mengunjungi banyak destinasi wisata dalam satu waktu. Biayanya akan semakin besar jika wisatawan berganti-ganti destinasi.

3. Sepeda Motor

Untuk petualangan yang lebih bebas dan personal, menggunakan sepeda motor bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik. Wisatawan dapat secara langsung merasakan hembusan angin pegunungan ketika menaiki sepeda motor.

Jalur menuju air terjun sebenarnya terdiri dari beberapa tanjakan dan tikungan. Untuk itu, wisatawan perlu mengutamakan keamanan. Hanya pengendara yang sudah berpengalaman yang bisa menaklukan jalanan menuju lokasi air terjun.

Dari segi biaya, opsi sepeda motor memang menawarkan bujet lebih terjangkau. Namun, wisatawan bisa merasakan ketidaknyamanan saat musim penghujan. Terlebih cuaca di kawasan Bali Utara sering kali berubah sewaktu-waktu.

Penutup

Air Terjun Gitgit sudah digunakan sebagai tempat pemandian sejak zaman Belanda. Pesonanya tetap memukau hingga sekarang. Jangan lewatkan kesempatan menikmati perjalanan yang nyaman dengan sewa mobil Bali lepas kunci lewat Bali Bija Car Rental!





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.