- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Reaksi Sherly Annavita Soal Pelaporan Ferry Irwandi oleh TNI: Wibawa dan Kepercayaan Publik Menjadi

Keterangan Gambar : Sherly Annavita mengunggah video opini terkait dinamika sosial yang terjadi setelah Markas Besar (Mabes) TNI melayangkan pelaporan terhadap aktivis sosial, Ferry Irwandi. (Foto: @sherlyannavita/Instagram)
Likeindonesia.com, PALU – Kreator konten Sherly Annavita baru-baru ini menyoroti dinamika sosial yang terjadi setelah Markas Besar (Mabes) TNI melayangkan pelaporan terhadap aktivis sosial, Ferry Irwandi. Dalam video terbarunya, Sherly menyampaikan pandangannya bahwa langkah tersebut bisa berdampak pada citra dan kepercayaan publik terhadap institusi militer.
Sherly menekankan bahwa wibawa TNI berisiko menurun di mata masyarakat. Simpati publik terhadap Ferry bisa berbalik menjadi sentimen negatif terhadap TNI jika institusi dianggap menekan aktivis sipil.
Baca Lainnya :
- Menkeu Purbaya: Dana Rp 200 Triliun Dipindahkan dari BI ke Perbankan
- Pajak Pegawai Hotel dan Kafe Bakal Ditanggung Pemerintah hingga Akhir 2025
- Timur Jauh Rusia Diguncang Gempa M 7,4 , Peringatan Tsunami Berlaku
- Gen Z Jadi Kelompok Paling Banyak Menganggur di Indonesia
- Menko Kumham Imipas Yusril: Institusi Negara Tak Bisa Gugat Warga Sipil soal Pencemaran Nama Baik
Respon TNI yang terlihat terburu-buru atau panik juga berpotensi menimbulkan dugaan publik terkait keterlibatan oknum militer dalam kericuhan demonstrasi sebelumnya, sehingga netralitas TNI dipertanyakan.
Selain itu, tindakan ini bisa membangkitkan trauma lama terkait campur tangan militer dalam urusan sipil, yang seharusnya bisa dihindari agar masyarakat tetap menjadi mitra TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Sherly menutup pandangannya dengan menekankan pentingnya TNI fokus pada tugas utama: menjaga pertahanan negara dari ancaman asing, demi menjaga kepercayaan publik dan stabilitas nasional.
"Sehingga dengan semua pertimbangan tersebut akan jauh lebih baik dan logis apabila TNI kembali menjaga netralitas dan eksistensinya dengan menjauhi ranah sipil," ujar Sherly, dikutip dari unggahan video melalui akun instagram pribadinya, Senin (15/9/2025).
Bagi yang ingin mendengar langsung pandangan Sherly sekaligus memperdalam kemampuan public speaking, kesempatan hadir terbuka di Seminar Nasional Pelatihan Public Speaking pada Minggu, 21 September 2025, pukul 09.00 Wita di Auditorium Universitas Tadulako, Kota Palu.
Tiket dapat dibeli dengan mudah melalui tixit.id, platform pembelian tiket resmi pertama di Sulawesi Tengah, yang memudahkan peserta mendapatkan akses langsung ke acara berkualitas seperti ini. Jangan sampai ketinggalan kesempatan belajar dan berdiskusi langsung dengan Sherly Annavita!
(Bim/Nl)










