- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Penggerebekan Narkoba di Kayumalue Ngapa Ricuh, Rumah Duka Terpapar Gas Air Mata

Keterangan Gambar : Nampak warga menjadi korban tembakan gas air mata di sebuah rumah duka di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Selasa (29/7/2025). (Foto: FB Putri Palu Putri/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, PALU – Aksi penggerebekan kasus narkoba oleh aparat kepolisian di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Selasa (29/7/2025), memicu kemarahan warga. Hal ini dipicu oleh tembakan gas air mata yang disebut-sebut mengenai rumah duka, hingga menyebabkan sejumlah pelayat mengalami gangguan pernapasan dan iritasi mata.
Kejadian tersebut sempat direkam dan disiarkan secara langsung oleh warga melalui media sosial Facebook Putri Palu Putri.
Baca Lainnya :
- Dua Pengedar Sabu Diciduk, Anggota Jaguar Polresta Palu Terluka Dilempar Massa
- Damkar Palu Telusuri Penyebab Kebakaran Pasar Masomba, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah
- Kasus Kebakaran di Palu Tembus 200 Insiden Sepanjang Januari–Juli 2025
- Pasca Kebakaran Pasar Masomba, Warga Bersihkan Puing
- Langkah Kecil, Dampak Besar: Perempuan Sulteng Dilatih Jadi Mandiri Lewat Sentuhan Seni
Dalam tayangan itu terlihat sejumlah perempuan menangis histeris dengan kondisi mata memerah. Bahkan, beberapa di antaranya tampak tergeletak karena sesak napas akibat paparan gas.
“Gas air mata mengenai rumah duka, Kami yang di rumah duka malah jadi korban. Ada yang sampai pingsan,” kata seorang perempuan dalam siaran langsung.
Masih dalam tayangan yang sama, disebutkan bahwa jenazah yang saat itu masih disemayamkan di dalam rumah harus ditinggalkan sementara karena suasana di dalam rumah tidak tertahankan akibat gas air mata yang menyengat.
Menanggapi situasi tersebut, Kasat Samapta Polresta Palu, AKP Fadli, membenarkan adanya penggerebekan narkoba di lokasi tersebut pada siang hari. Ia menjelaskan bahwa penembakan gas air mata merupakan reaksi spontan dari anggota yang menghadapi situasi genting.
“Tembakan gas air mata dilakukan karena sudah terjadi aksi anarkis dan pemblokiran jalan,” bebernya dikutip dari citizen.id.
AKP Fadli mengungkapkan bahwa aparat sempat diserang oleh sekelompok warga yang melempari mereka dengan batu di sekitar jalan. Ia menegaskan bahwa gas air mata sebenarnya diarahkan ke kerumunan yang dianggap membahayakan, bukan ke rumah duka. Namun, faktor alam seperti arah angin membuat gas menyebar hingga ke area rumah pelayat.
"Rumah duka itu sekitar 25 meter dari jalan. Tembakan gas air mata dilakukan karena sudah terjadi aksi anarkis dan pemblokiran jalan,” tambahnya. (Bim)










