- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Peminat Trans Donggala Meningkat, Pemkab Kaji Penambahan Armada dan Rute Pantai Barat

Keterangan Gambar : Bus Trans Donggala. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, DONGGALA – Layanan transportasi publik Trans Donggala kian diminati masyarakat dalam waktu enam bulan sejak mulai berbayar pada Januari 2025 sampai dengan sekarang.
Pendapatan layanan ini tak hanya melampaui target, tapi juga mencetak angka fantastis. Dari target semula Rp268 juta, kini telah terkumpul Rp576.113.000.
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Wujudkan Harapan Bripka Anas Peraih Hoegeng Awards 2025 Bertugas di Kampung Halaman
- Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Lomba Bernuansa Bahasa Arab
- Polres Donggala Tangani 40 Kasus Narkotika Sejak Awal 2025, 53 Tersangka Diamankan
- Viral Video Jenazah Dievakuasi Pakai Motor, Bupati Donggala: Ini Pukulan Berat, Kami Akan Evaluasi
- 33 Batang Kayu Disita, Penebang Liar di Donggala Ditangkap Polisi
"Alhamdulillah kami bisa melebihi target yang ditetapkan DPR," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Happy Handayani Noor, saat dikonfirmasi, Kamis (24/7/2025).
Pendapatan meningkat tentu didukung oleh masifnya peminat, kata dia, rata-rata penumpang harian yang awalnya hanya 70–80 orang per bus kini mencapai 80–100 orang. Bahkan pada akhir pekan, terutama malam Minggu, lonjakan penumpang dari Wisma Donggala ke Terminal Donggala kerap membludak sehingga Dishub harus menambah unit operasional.
Saat ini, Trans Donggala hanya memiliki empat armada aktif dan satu cadangan. Namun menurut Happy, jumlah tersebut belum mencukupi.
"Idealnya, Donggala membutuhkan 10 sampai 12 bus. Kalau bisa 8 saja sudah cukup membantu," katanya.
Dishub berharap dukungan dari APBD agar pengadaan armada tambahan bisa segera direalisasikan.
Merespons kebutuhan masyarakat, Dishub juga tengah mengkaji perluasan rute menuju wilayah Pantai Barat Donggala.
"Panatai Barat mencakup daerah Sindue hingga Sojol, Kajian tersebut akan diajukan ke DPRD jika dianggap layak dan sesuai kebutuhan masyarakat" bebernya.
Menjelang Hari Ulang Tahun Kabupaten Donggala, Dishub menyiapkan inovasi berupa sistem pembayaran digital di seluruh armada Trans Donggala. Empat kartu e-money—Brizzi (BRI), TapCash (BNI), Flazz (BCA), dan e-Money (Mandiri)—akan bisa digunakan, selain QRIS dan aplikasi Kristab.
"Tujuannya untuk memudahkan masyarakat. Pembayaran bisa dilakukan langsung di dalam bus maupun di terminal menggunakan ponsel atau kartu elektronik," jelas Happy.
Inovasi ini akan diluncurkan secara resmi saat perayaan HUT Donggala, dan Dishub memastikan masyarakat akan mendapatkan akses mudah, termasuk kemungkinan distribusi kartu secara gratis dari pihak perbankan sebagai bentuk dukungan terhadap program digitalisasi transportasi. (Bim)










