- Zevana Queenza Jadi Pembawa Baki saat Penaikan Bendera HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Sulteng
- Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Provinsi Sulteng Berlangsung Khidmat
- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
Peminat Trans Donggala Meningkat, Pemkab Kaji Penambahan Armada dan Rute Pantai Barat

Keterangan Gambar : Bus Trans Donggala. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, DONGGALA – Layanan transportasi publik Trans Donggala kian diminati masyarakat dalam waktu enam bulan sejak mulai berbayar pada Januari 2025 sampai dengan sekarang.
Pendapatan layanan ini tak hanya melampaui target, tapi juga mencetak angka fantastis. Dari target semula Rp268 juta, kini telah terkumpul Rp576.113.000.
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Wujudkan Harapan Bripka Anas Peraih Hoegeng Awards 2025 Bertugas di Kampung Halaman
- Puluhan Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Lomba Bernuansa Bahasa Arab
- Polres Donggala Tangani 40 Kasus Narkotika Sejak Awal 2025, 53 Tersangka Diamankan
- Viral Video Jenazah Dievakuasi Pakai Motor, Bupati Donggala: Ini Pukulan Berat, Kami Akan Evaluasi
- 33 Batang Kayu Disita, Penebang Liar di Donggala Ditangkap Polisi
"Alhamdulillah kami bisa melebihi target yang ditetapkan DPR," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Happy Handayani Noor, saat dikonfirmasi, Kamis (24/7/2025).
Pendapatan meningkat tentu didukung oleh masifnya peminat, kata dia, rata-rata penumpang harian yang awalnya hanya 70–80 orang per bus kini mencapai 80–100 orang. Bahkan pada akhir pekan, terutama malam Minggu, lonjakan penumpang dari Wisma Donggala ke Terminal Donggala kerap membludak sehingga Dishub harus menambah unit operasional.
Saat ini, Trans Donggala hanya memiliki empat armada aktif dan satu cadangan. Namun menurut Happy, jumlah tersebut belum mencukupi.
"Idealnya, Donggala membutuhkan 10 sampai 12 bus. Kalau bisa 8 saja sudah cukup membantu," katanya.
Dishub berharap dukungan dari APBD agar pengadaan armada tambahan bisa segera direalisasikan.
Merespons kebutuhan masyarakat, Dishub juga tengah mengkaji perluasan rute menuju wilayah Pantai Barat Donggala.
"Panatai Barat mencakup daerah Sindue hingga Sojol, Kajian tersebut akan diajukan ke DPRD jika dianggap layak dan sesuai kebutuhan masyarakat" bebernya.
Menjelang Hari Ulang Tahun Kabupaten Donggala, Dishub menyiapkan inovasi berupa sistem pembayaran digital di seluruh armada Trans Donggala. Empat kartu e-money—Brizzi (BRI), TapCash (BNI), Flazz (BCA), dan e-Money (Mandiri)—akan bisa digunakan, selain QRIS dan aplikasi Kristab.
"Tujuannya untuk memudahkan masyarakat. Pembayaran bisa dilakukan langsung di dalam bus maupun di terminal menggunakan ponsel atau kartu elektronik," jelas Happy.
Inovasi ini akan diluncurkan secara resmi saat perayaan HUT Donggala, dan Dishub memastikan masyarakat akan mendapatkan akses mudah, termasuk kemungkinan distribusi kartu secara gratis dari pihak perbankan sebagai bentuk dukungan terhadap program digitalisasi transportasi. (Bim)





.jpg)




