- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
- Ditemukan 24 Titik Longsor di Sigi Pascagempa, BNPB Antisipasi Risiko Banjir Bandang
Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar

Keterangan Gambar : Ilustrasi omzet perdagangan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata omzet usaha atau perusahaan sektor perdagangan di Provinsi Sulawesi Tengah menjadi yang terbesar kedua di Pulau Sulawesi. Nilainya mencapai Rp 25,33 miliar per usaha.
Capaian ini berada tepat di bawah Provinsi Sulawesi Selatan yang menempati posisi pertama dengan rata-rata omzet usaha sektor perdagangan sebesar Rp 50,1 triliun.
Baca Lainnya :
- Pemprov Sulteng Matangkan Skema Bantuan Pendidikan Berani Cerdas 2026
- 17 Peserta Ikuti Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 di Sulawesi Tengah
- Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Maros
- Buku Cerita Anak Berbahasa Kaili dari Sulteng, Rahasia Ira ri Sapo Namomo Hadir di Kemendikdasmen
- Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Pasokan Pangan Aman, Harga Bapok Relatif Stabil
Dalam laporan Profil Perdagangan Indonesia 2024 yang dirilis BPS pada 31 Desember 2025, disebutkan bahwa total omzet usaha sektor perdagangan di Sulawesi Tengah per tahun mencapai Rp 23.510 miliar. Sementara itu, rata-rata omzet per usaha tercatat sebesar Rp 25,3 miliar.
Dari sisi ketenagakerjaan, setiap usaha perdagangan di Sulawesi Tengah rata-rata mempekerjakan 12 orang. Adapun rata-rata balas jasa atau upah yang diterima pekerja mencapai Rp 38,8 juta per tahun.
BPS juga mencatat, aktivitas perdagangan antarprovinsi cukup dominan di Sulawesi Tengah. Sebanyak 61,75 persen usaha atau perusahaan perdagangan di daerah ini tercatat melakukan perdagangan lintas provinsi.
Sementara dari sisi legalitas, sebanyak 43,00 persen perusahaan perdagangan di Sulawesi Tengah telah berbadan usaha.
“Status badan usaha mayoritas PT/PT Persero/Perum,” jelas BPS dalam laporannya, dikutip Kamis (22/1/2026).
Kemudian dari profil pengusahanya, pelaku usaha perdagangan di Sulawesi Tengah masih didominasi oleh laki-laki, yakni sebesar 73,38 persen dengan rata-rata usia 46 tahun. Sementara pengusaha perempuan tercatat sebanyak 26,62 persen dengan rata-rata usia 42 tahun. (Nul/Nl)










