- Harga Pertamax Kini Lebih Mahal, Naik dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar

Keterangan Gambar : Ilustrasi omzet perdagangan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata omzet usaha atau perusahaan sektor perdagangan di Provinsi Sulawesi Tengah menjadi yang terbesar kedua di Pulau Sulawesi. Nilainya mencapai Rp 25,33 miliar per usaha.
Capaian ini berada tepat di bawah Provinsi Sulawesi Selatan yang menempati posisi pertama dengan rata-rata omzet usaha sektor perdagangan sebesar Rp 50,1 triliun.
Baca Lainnya :
- Pemprov Sulteng Matangkan Skema Bantuan Pendidikan Berani Cerdas 2026
- 17 Peserta Ikuti Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 di Sulawesi Tengah
- Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Maros
- Buku Cerita Anak Berbahasa Kaili dari Sulteng, Rahasia Ira ri Sapo Namomo Hadir di Kemendikdasmen
- Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Pasokan Pangan Aman, Harga Bapok Relatif Stabil
Dalam laporan Profil Perdagangan Indonesia 2024 yang dirilis BPS pada 31 Desember 2025, disebutkan bahwa total omzet usaha sektor perdagangan di Sulawesi Tengah per tahun mencapai Rp 23.510 miliar. Sementara itu, rata-rata omzet per usaha tercatat sebesar Rp 25,3 miliar.
Dari sisi ketenagakerjaan, setiap usaha perdagangan di Sulawesi Tengah rata-rata mempekerjakan 12 orang. Adapun rata-rata balas jasa atau upah yang diterima pekerja mencapai Rp 38,8 juta per tahun.
BPS juga mencatat, aktivitas perdagangan antarprovinsi cukup dominan di Sulawesi Tengah. Sebanyak 61,75 persen usaha atau perusahaan perdagangan di daerah ini tercatat melakukan perdagangan lintas provinsi.
Sementara dari sisi legalitas, sebanyak 43,00 persen perusahaan perdagangan di Sulawesi Tengah telah berbadan usaha.
“Status badan usaha mayoritas PT/PT Persero/Perum,” jelas BPS dalam laporannya, dikutip Kamis (22/1/2026).
Kemudian dari profil pengusahanya, pelaku usaha perdagangan di Sulawesi Tengah masih didominasi oleh laki-laki, yakni sebesar 73,38 persen dengan rata-rata usia 46 tahun. Sementara pengusaha perempuan tercatat sebanyak 26,62 persen dengan rata-rata usia 42 tahun. (Nul/Nl)










