- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Omzet Usaha Perdagangan Sulteng Terbesar Kedua di Sulawesi, Tembus Rp 25,3 Miliar

Keterangan Gambar : Ilustrasi omzet perdagangan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata omzet usaha atau perusahaan sektor perdagangan di Provinsi Sulawesi Tengah menjadi yang terbesar kedua di Pulau Sulawesi. Nilainya mencapai Rp 25,33 miliar per usaha.
Capaian ini berada tepat di bawah Provinsi Sulawesi Selatan yang menempati posisi pertama dengan rata-rata omzet usaha sektor perdagangan sebesar Rp 50,1 triliun.
Baca Lainnya :
- Pemprov Sulteng Matangkan Skema Bantuan Pendidikan Berani Cerdas 2026
- 17 Peserta Ikuti Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 di Sulawesi Tengah
- Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Maros
- Buku Cerita Anak Berbahasa Kaili dari Sulteng, Rahasia Ira ri Sapo Namomo Hadir di Kemendikdasmen
- Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Pasokan Pangan Aman, Harga Bapok Relatif Stabil
Dalam laporan Profil Perdagangan Indonesia 2024 yang dirilis BPS pada 31 Desember 2025, disebutkan bahwa total omzet usaha sektor perdagangan di Sulawesi Tengah per tahun mencapai Rp 23.510 miliar. Sementara itu, rata-rata omzet per usaha tercatat sebesar Rp 25,3 miliar.
Dari sisi ketenagakerjaan, setiap usaha perdagangan di Sulawesi Tengah rata-rata mempekerjakan 12 orang. Adapun rata-rata balas jasa atau upah yang diterima pekerja mencapai Rp 38,8 juta per tahun.
BPS juga mencatat, aktivitas perdagangan antarprovinsi cukup dominan di Sulawesi Tengah. Sebanyak 61,75 persen usaha atau perusahaan perdagangan di daerah ini tercatat melakukan perdagangan lintas provinsi.
Sementara dari sisi legalitas, sebanyak 43,00 persen perusahaan perdagangan di Sulawesi Tengah telah berbadan usaha.
“Status badan usaha mayoritas PT/PT Persero/Perum,” jelas BPS dalam laporannya, dikutip Kamis (22/1/2026).
Kemudian dari profil pengusahanya, pelaku usaha perdagangan di Sulawesi Tengah masih didominasi oleh laki-laki, yakni sebesar 73,38 persen dengan rata-rata usia 46 tahun. Sementara pengusaha perempuan tercatat sebanyak 26,62 persen dengan rata-rata usia 42 tahun. (Nul/Nl)




.jpg)





