- Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Maros

Keterangan Gambar : Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kantor SAR Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tim rescue dilepas pada Rabu (21/1/2026), pukul 19.00 WITA, menggunakan dua unit rescuer car menuju Kota Makassar. Di sana, tim ini akan bergabung dengan unsur SAR lain untuk mendukung proses evakuasi korban di lokasi kejadian.
Baca Lainnya :
- Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Pasokan Pangan Aman, Harga Bapok Relatif Stabil
- Data BPS Ungkap Belasan Ribu Orang di Palu Masih Berjuang Cari Kerja
- BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Tiga Hari, Sejumlah Wilayah Sulteng Berstatus Waspada
- Konflik Asmara dan Judol Diduga Jadi Penyebab Bundir Seorang Mahasiswa di Palu
- Rembuk Pemuda Sulteng, KPA, dan Kampus Berkolaborasi Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Dupa Layana
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menjelaskan bahwa pengiriman tim ini sebagai bentuk dukungan terhadap operasi SAR yang telah berjalan lima hari sejak insiden kecelakaan pesawat tersebut yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) lalu.
“Hari ini operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros telah memasuki hari kelima. Sesuai dengan arahan Deputi Operasi Basarnas, kami mengerahkan satu tim personel berjumlah 10 orang yang memiliki kualifikasi jungle rescue dan high angle rescue technique untuk mendukung dan mensuport rekan-rekan di lapangan,” ujar Rizal, Rabu malam.
Rizal menambahkan, medan di Gunung Bulusaraung sangat ekstrem, sehingga diperlukan personel dengan kemampuan khusus agar operasi berjalan aman dan efektif.
“Kami berharap dukungan ini dapat memaksimalkan operasi SAR sehingga seluruh korban dapat berhasil ditemukan dan dievakuasi,” tambahnya.
Basarnas Palu terus berkoordinasi dengan Basarnas pusat serta unsur SAR lainnya untuk memastikan operasi berjalan optimal hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. (Nul/Nl)





.jpg)




