- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Maros

Keterangan Gambar : Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kantor SAR Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tim rescue dilepas pada Rabu (21/1/2026), pukul 19.00 WITA, menggunakan dua unit rescuer car menuju Kota Makassar. Di sana, tim ini akan bergabung dengan unsur SAR lain untuk mendukung proses evakuasi korban di lokasi kejadian.
Baca Lainnya :
- Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Pasokan Pangan Aman, Harga Bapok Relatif Stabil
- Data BPS Ungkap Belasan Ribu Orang di Palu Masih Berjuang Cari Kerja
- BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Tiga Hari, Sejumlah Wilayah Sulteng Berstatus Waspada
- Konflik Asmara dan Judol Diduga Jadi Penyebab Bundir Seorang Mahasiswa di Palu
- Rembuk Pemuda Sulteng, KPA, dan Kampus Berkolaborasi Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Dupa Layana
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menjelaskan bahwa pengiriman tim ini sebagai bentuk dukungan terhadap operasi SAR yang telah berjalan lima hari sejak insiden kecelakaan pesawat tersebut yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) lalu.
“Hari ini operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros telah memasuki hari kelima. Sesuai dengan arahan Deputi Operasi Basarnas, kami mengerahkan satu tim personel berjumlah 10 orang yang memiliki kualifikasi jungle rescue dan high angle rescue technique untuk mendukung dan mensuport rekan-rekan di lapangan,” ujar Rizal, Rabu malam.
Rizal menambahkan, medan di Gunung Bulusaraung sangat ekstrem, sehingga diperlukan personel dengan kemampuan khusus agar operasi berjalan aman dan efektif.
“Kami berharap dukungan ini dapat memaksimalkan operasi SAR sehingga seluruh korban dapat berhasil ditemukan dan dievakuasi,” tambahnya.
Basarnas Palu terus berkoordinasi dengan Basarnas pusat serta unsur SAR lainnya untuk memastikan operasi berjalan optimal hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. (Nul/Nl)










