- Siap-siap! Ada Pengganti LPG 3 Kg yang Diklaim Lebih Ringan, Harganya Tetap Sama
- Masa Tanggap Darurat Gempa di Sulteng Berakhir, Bantuan untuk Korban Dipastikan Tetap Berjalan
- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
Kapolri Tak Izinkan Warga Nyalakan Kembang Api di Malam Tahun Baru, Diimbau Ganti Jadi Doa Bersama

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Pol, Listyo Sigit Prabowo. (Foto: @listyosigitprabowo/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api dalam perayaan malam Tahun Baru. Ia menyarankan agar momen pergantian tahun diisi dengan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana yang tengah melanda beberapa wilayah di Sumatra.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa (23/12). Menurutnya, kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan situasi nasional menyusul adanya bencana yang melanda sejumlah daerah di Sumatra.
Baca Lainnya :
- Kemenpora Siapkan Sanksi Bagi Tim Sepak Bola dan Cabor Lain yang Gagal Raih Medali di SEA Games 2025
- BI Tegaskan Pedagang Tak Boleh Tolak Pembayaran Uang Tunai, Bisa Dikenai Sanksi Pidana
- Selama Libur Sekolah Akhir Tahun, MBG Tetap Disiapkan Buat Siswa
- Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1000 Huntap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh
- Menaker Imbau Pekerja Swasta Bisa WFA 29–31 Desember 2025
“Kami tidak memberikan rekomendasi untuk penggunaan kembang api akhir tahun karena kita tahu situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama, dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatra,” kata Listyo Sigit, dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (24/12/2025).
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan malam Natal dan puncak perayaan Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih bermakna, seperti mengadakan doa bersama untuk para korban bencana dan untuk keselamatan negeri.
"Tentunya kami imbau kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatannya lebih banyak digunakan untuk yang bersifat doa untuk Sumatra, doa untuk negeri," ujarnya.
Ia menegaskan, Mabes Polri tidak mengeluarkan rekomendasi penggunaan kembang api saat perayaan akhir tahun. Pengawasan pelaksanaan kebijakan ini akan menjadi tanggung jawab kepolisian daerah masing-masing. (Nul/Nl)



.jpg)






