Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1000 Huntap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh

By Inul Irfani 20 Des 2025, 16:41:24 WIB Bencana
Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1000 Huntap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh

Keterangan Gambar : Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. (Foto: .tzuchi.or.id)


Likeindonesia.com, Banda Aceh – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membangun seribu unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.


Bantuan tersebut difokuskan untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, di Banda Aceh, Rabu.

Baca Lainnya :


Pernyataan tersebut disampaikan usai M Nasir mengikuti rapat video konferensi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), pemerintah provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.


M Nasir menjelaskan, pembangunan seribu unit hunian tetap ini merupakan tahap awal dari upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh.


“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (20/12/2025).


Ia merinci, sebanyak 722 unit huntap akan dibangun di Kabupaten Aceh Utara. Sementara 278 unit lainnya dialokasikan untuk warga terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang.


Pemerintah Aceh, kata M Nasir, berkomitmen menyediakan lahan untuk pembangunan huntap tersebut. Selain unit rumah, kawasan hunian juga akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung.


Infrastruktur yang disiapkan meliputi pembangunan akses jalan menuju kawasan perumahan, penyediaan jaringan listrik, serta akses air bersih yang layak.


“Kelengkapan infrastruktur ini diharapkan dapat membantu warga korban bencana untuk segera memulai kehidupan baru yang lebih stabil dan nyaman,” katanya.


Meski masih tahap awal, Pemerintah Aceh menyambut baik bantuan tersebut dan mendorong seluruh pihak terkait untuk mempercepat proses pembangunan.


Diharapkan, masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian tetap tersebut sehingga pemulihan kehidupan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat.


“Sisanya (kebutuhan huntap) akan dibangun yang bersumber dari APBN atau lembaga untuk kabupaten/kota lainnya,"” tutup M Nasir. (Nul/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.