- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Selama 3 Bulan, Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Rp10 Ribu per Hari dari Kemensos

Keterangan Gambar : Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditemui wartawan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025). (Foto: @kemensosri/)
Likeindonesia.com, Jakarta - Korban bencana di wilayah Sumatera akan mendapatkan bantuan uang harian sebesar Rp10 ribu per orang selama tiga bulan. Bantuan ini disiapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai jaminan hidup sementara bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, bantuan jaminan hidup (jadup) tersebut diberikan kepada setiap individu sesuai jumlah anggota keluarga. Artinya, jika dalam satu keluarga terdapat lima orang, maka total bantuan yang diterima sebesar Rp50 ribu per hari.
Baca Lainnya :
- PP Pengupahan Resmi Diteken, Gubernur Wajib Tetapkan UMP 2026 Paling Lambat 24 Desember
- Airlangga Usul Pekerja Bisa WFA Mulai 29 hingga 31 Desember
- Resmi! 14 Desember Kini Menjadi Hari Sejarah Nasional Indonesia
- BYD Atto 1 Unggul Jauh, Pimpin Daftar Mobil Terlaris Nasional
- Dilarang MK, Aturan Baru Kapolri Bolehkan Polisi Jabat Posisi Sipil di 17 Kementerian dan Lembaga
Bantuan ini akan diberikan setelah korban menempati hunian sementara (huntara) atau hunian tetap (huntap).
“Untuk jadup Rp10.000 per individu ya. Kalau keluarganya lima orang, ya dapat Rp10.000 kali lima. Kalau empat, ya kali empat, itu selama tiga bulan,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025), dikutip dari detik.com.
Meski demikian, Gus Ipul menegaskan bahwa besaran bantuan tersebut masih bersifat usulan dan belum final. Nominal Rp10 ribu per hari diusulkan berdasarkan indeks standar yang digunakan pada tahun 2020.
“Tadi kami lapor kepada Pak Menko, apakah indeks Rp10.000 ini masih memenuhi standar hari ini atau perlu ditingkatkan. Tentu nanti kami mohon arahan lebih lanjut,” tuturnya.
Selain jadup, Kemensos juga akan menyalurkan santunan bagi korban meninggal dunia dan korban luka berat. Korban wafat akan menerima santunan sebesar Rp15 juta yang diserahkan kepada ahli waris, sementara korban luka berat mendapat bantuan sebesar Rp5 juta.
Tak hanya itu, Kemensos juga menyiapkan bantuan isi dapur senilai Rp3 juta serta dukungan pemberdayaan ekonomi tahap awal sebesar Rp5 juta untuk membantu pemulihan ekonomi korban bencana. (Nul/Nl)










