Selama Libur Sekolah Akhir Tahun, MBG Tetap Disiapkan Buat Siswa

By Inul Irfani 22 Des 2025, 13:20:07 WIB Nasional
Selama Libur Sekolah Akhir Tahun, MBG Tetap Disiapkan Buat Siswa

Keterangan Gambar : Potret siswa menerima mbg. (Foto: Wilander/UNICEF)


Likeindonesia.com, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama libur sekolah akhir tahun, termasuk pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Meski kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara, distribusi paket MBG bagi siswa tetap dilakukan dengan skema yang disesuaikan.


Libur sekolah akhir tahun di berbagai daerah umumnya berlangsung pada 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Pelaksanaan MBG selama periode tersebut mengacu pada Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Selama Libur Sekolah yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025.

Baca Lainnya :


Dalam pedoman itu disebutkan, paket MBG selama libur sekolah terdiri atas satu paket makanan siap santap dan dua paket makanan kemasan tahan lama. Skema ini diterapkan agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi meski tidak beraktivitas di sekolah. Pendistribusian dilakukan maksimal dua kali dalam sepekan dengan sistem paket kombinasi.


Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan mekanisme pendistribusian MBG selama libur sekolah dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pihak sekolah dan orang tua siswa.


“Mekanismenya bisa dua atau tiga hari diantar ke sekolah, nanti murid-murid yang mau ambil didaftar. Tapi ini sifatnya ada kesepakatan dengan pihak sekolah, ya. Kalau pihak sekolah tidak mau terima, ya kita tidak memaksa,” kata Nanik, dikutip dari Kompas.com, Senin (22/12/2025).


Ia menjelaskan, menu MBG yang dibagikan selama libur sekolah berupa makanan kering atau tidak diolah, seperti buah, roti produksi UMKM, susu, dan telur, terutama telur asin.


Sementara itu, program MBG bagi kelompok 3B, ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita, tetap berjalan tanpa libur.


“Program MBG untuk 3B, Bumil (ibu hamil), Busui (ibu menyusui), dan Balita tidak libur. Sedangkan untuk anak-anak sekolah tergantung kesepakatan dengan pihak sekolah, kalau muridnya mau ambil di sekolah, ya kita kasih, kalau tidak mau, ya tidak kita kasih,” ujar Nanik. 


Kepala BGN, Dadan Hindayana, menambahkan pihaknya juga tengah menyiapkan opsi pengiriman paket MBG langsung ke rumah siswa atau sistem delivery. Namun, skema tersebut masih menunggu kesiapan masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di daerah.


“Iya betul (ada wacana delivery MBG). Sedang dicek kemungkinannya oleh masing-masing SPPG,” pungkas Dadan. (Nul/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.