- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
Iran Balas Serangan Israel dengan Rudal Jarak Jauh, Ledakan Gegerkan Wilayah Utara Israel

Keterangan Gambar : Iran membalas serangan Israel dengan rudal jarak jauh. (Foto : @muslim)
Likeindonesia.com, IRAN - Iran membalas serangan yang dilancarkan Israel dengan menembakkan rudal jarak jauh pada Sabtu (28/2/2026). Televisi pemerintah Iran menyebut aksi ini sebagai bentuk balas dendam sekaligus tanggapan tegas terhadap agresi Israel.
Di Israel, ledakan kuat mengguncang wilayah utara, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera. Ledakan terjadi tepat setelah militer Israel mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk menghadang tembakan rudal dari Iran.
Baca Lainnya :
- Israel Serang Iran, Ledakan Guncang Ibu Kota Teheran
- Beda dari Tahun-Tahun Sebelumnya, Masjidil Haram Tetapkan Salat Tarawih 10 Rakaat di Ramadan 2026
- Admin
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Batu 081356561733 Pesan Antar
- Toko Jual Permen Hamer Candy Di Tulungagung 081356561733 Pesan Antar
Militer Israel mengonfirmasi bahwa beberapa rudal yang diluncurkan dari Iran memang teridentifikasi menuju wilayah Israel, sehingga memicu sirene peringatan di sejumlah daerah.
“Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika perlu untuk menghilangkan ancaman tersebut,” ujar militer Israel, dikutip dari Al Jazeera.
Militer Israel juga menegaskan bahwa sistem pertahanan udara tidak sepenuhnya tertutup, sehingga masyarakat diimbau untuk terus mematuhi pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri demi keselamatan. (Nul)





.jpg)




