- Kampung Baru Fair Absen Tahun Ini, Lebaran Mandura Tetap Jalan di Masjid Jami
- Packing House Durian di Parimo Resmi Beroperasi, Buka Peluang Ekspor dan Serapan Tenaga Kerja
- Haul Akbar Guru Tua ke-58 di Palu Siap Digelar, Diperkirakan Dihadiri 75 Ribu Jamaah
- MBG Mau Dikurangi Jadi 5 Hari, Purbaya Sebut Bisa Hemat Rp 40 Triliun
- Polresta Palu Soroti Dugaan Teror Penyiraman Air Keras ke Kendaraan Warga di Palu
- Puncak Arus Balik, 2.888 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- Fathur Razaq Gelar Halal Bihalal di Jogja untuk Warga Sulteng di Rantau
- Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2
- Dua Remaja Dilaporkan Hilang Saat Mendaki Gunung Dako di Tolitoli
- Aktivis dan Mahasiswa di Sulteng Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB, menyebabkan tsunami kecil di tiga wilayah Sulut. (Foto: BMKG)
Likeindonesia.com, SULUT - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di koordinat 7.34 Lintang Utara dan 126.87 Bujur Timur, atau sekitar 371 kilometer timur laut Melonguane, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 56 kilometer.
Baca Lainnya :
- PPPK Paruh Waktu Bisa Cuti Melahirkan hingga Gugur Kandungan, Ini Detail Aturannya
- Upah Tukang di Sulteng Paling Rendah se-Indonesia, Hanya Rp 100 Ribu Per Hari
- Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Program Magang Berbayar Sudah Jalan, Fresh Graduate Bisa Daftar 3 Lokasi Sesuai Minat
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
Melalui akun resmi di platform X, BMKG melaporkan bahwa gempa ini memicu terjadinya tsunami kecil di beberapa titik di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Di Melonguane, tinggi gelombang tercatat sekitar 0,11 meter, disusul Ganalo dan Beo dengan ketinggian 0,05 meter.
"Tsunami akibat gempa bumi Magnitudo 7.6 SR, telah terdeteksi di MELONGUANE (09:06 WIB) 0.11 m; GANALO (09:09 WIB) 0.05 m; BEO (09:12 WIB) 0.05 m,” tulis BMKG dalam unggahannya.
Sebelumnya, BMKG telah merilis peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara dan Papua.
“Peringatan dini tsunami di Sulut, Papua, gempa bumi Magnitudo 7.6, 10-Oct-25 08:43:58 WIB,” tulis BMKG. (Nul/Nl)










