- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut

Keterangan Gambar : Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB, menyebabkan tsunami kecil di tiga wilayah Sulut. (Foto: BMKG)
Likeindonesia.com, SULUT - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10) pukul 08.43 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di koordinat 7.34 Lintang Utara dan 126.87 Bujur Timur, atau sekitar 371 kilometer timur laut Melonguane, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 56 kilometer.
Baca Lainnya :
- PPPK Paruh Waktu Bisa Cuti Melahirkan hingga Gugur Kandungan, Ini Detail Aturannya
- Upah Tukang di Sulteng Paling Rendah se-Indonesia, Hanya Rp 100 Ribu Per Hari
- Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Program Magang Berbayar Sudah Jalan, Fresh Graduate Bisa Daftar 3 Lokasi Sesuai Minat
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
Melalui akun resmi di platform X, BMKG melaporkan bahwa gempa ini memicu terjadinya tsunami kecil di beberapa titik di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Di Melonguane, tinggi gelombang tercatat sekitar 0,11 meter, disusul Ganalo dan Beo dengan ketinggian 0,05 meter.
"Tsunami akibat gempa bumi Magnitudo 7.6 SR, telah terdeteksi di MELONGUANE (09:06 WIB) 0.11 m; GANALO (09:09 WIB) 0.05 m; BEO (09:12 WIB) 0.05 m,” tulis BMKG dalam unggahannya.
Sebelumnya, BMKG telah merilis peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara dan Papua.
“Peringatan dini tsunami di Sulut, Papua, gempa bumi Magnitudo 7.6, 10-Oct-25 08:43:58 WIB,” tulis BMKG. (Nul/Nl)










