- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat

Keterangan Gambar : Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu menggelar simulasi insiden pesawat ATR 72-600 rute Morowali–Palu, Kamis (18/12/2025). (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu menggelar simulasi penanggulangan keadaan darurat pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadaman kebakaran, pada Kamis (18/12/2025).
Latihan ini mensimulasikan insiden pesawat ATR 72-600 rute Morowali–Palu yang mengalami gangguan saat pendaratan akibat cross wind atau angin samping yang kuat di runway.
Baca Lainnya :
- Situs Megalitik Pokekea Resmi Berstatus Cagar Budaya Nasional
- Pengusulan Datu Pamusu Terus Berlanjut, Masuk Tahap Seminar Tingkat Provinsi
- Sulteng Tercatat Paling Banyak Alami Kejahatan Lingkungan di Sulawesi
- Viral Kisah Anca: Pemuda Banggai yang Hilang 3 Tahun, Ternyata Bertahan Hidup di Hutan Jawa Barat
- BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan di Sulteng, Curah Hujan Tinggi hingga Januari 2026
Dalam skenario tersebut, pilot melaporkan terjadinya deviasi saat fase akhir pendaratan kepada menara pengatur lalu lintas udara.
Menyikapi laporan itu, air traffic control menetapkan kondisi darurat dan mengaktifkan prosedur penanggulangan keadaan darurat bandara.
Kepala Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Prasetiyohadi, mengatakan latihan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk menguji kesiapan seluruh unsur bandara.
“Ini kan merupakan latihan yang sudah dilaksanakan setiap tahun, dimana untuk penanganan peralatan karena memang ini simulasinya untuk pesawat tipe wings,” ujar Prasetiyohadi.
Ia menjelaskan, simulasi tersebut tidak hanya menguji prosedur, tetapi juga mengukur ketepatan waktu respons peralatan dan kesiapsiagaan personel di lapangan.
Prasetiyohadi menyebut latihan ini bertujuan menguji performance ketepatan waktu peralatan, serta kesiapsiagaan seluruh petugas dalam menangani situasi darurat, termasuk penggunaan tangga evakuasi dan penanganan potensi huru-hara.
Dalam simulasi penanganan korban, data yang digunakan menunjukkan satu orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, sembilan luka sedang, delapan belas luka ringan, dan tiga puluh empat penumpang dinyatakan selamat.
Tim medis melakukan evakuasi dan penanganan sesuai tingkat cedera masing-masing korban.
Selain kecelakaan pesawat, latihan juga mencakup pengamanan bandara dari gangguan massa. Tercatat empat orang massa berhasil memaksa masuk ke area koleksi korban dan satu orang provokator diamankan oleh petugas gabungan TNI Polri dan personel intelijen.
Prasetiyohadi menegaskan, hasil evaluasi dari latihan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur bandara dalam menghadapi situasi darurat.
“Evaluasinya intinya bahwa kami harus selalu siap sedia tanggap untuk penanganan apabila terjadi kejadian luar biasa baik incident maupun accident yang melibatkan pesawat dan juga penumpang,” kata Prasetiyohadi.
Simulasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan prosedur, personel, dan peralatan Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu dalam menghadapi insiden penerbangan, dengan prioritas utama pada keselamatan penumpang dan penanganan yang cepat serta terkoordinasi. (Rul/Nl)










