- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari

Keterangan Gambar : Bendera Muhammadiyah. (Foto: muhammadiyah.or.id)
Likeindonesia.com, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Ketetapan ini diumumkan melalui Maklumat No.01/MLM/I.1/B/2025 setelah dilakukan peninjauan ulang terhadap data astronomis global yang dituangkan dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Keputusan ini sekaligus mengoreksi kalender cetak yang sempat beredar sebelumnya, di mana awal Ramadan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026.
Baca Lainnya :
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
- Wajib Tahu! SE Kemnaker Tegaskan Good Looking dan Tinggi Badan Tak Boleh Jadi Syarat Lowongan Kerja
- Resmi Ditetapkan, Tahun 2026 Punya 25 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
- Baru Wisuda? Pemerintah Siapkan Program Magang Bergaji Rp 3,3 Juta Khusus Fresh Graduate
“1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 Masehi,” tulis maklumat tersebut, seperti dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, Kamis (25/9/2025).
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menegaskan, koreksi ini dilakukan untuk menjaga akurasi ilmiah dan konsistensi penetapan ibadah. Peninjauan ulang dilakukan dengan berkoordinasi bersama otoritas Turki (Diyanet) dan Fiqh Council of North America (FCNA) yang juga memakai KHGT. Muhammadiyah juga melakukan verifikasi melalui perangkat lunak HisabMu.
“Koreksi ini dilakukan dalam rangka menjaga akurasi ilmiah, integritas keilmuan, serta komitmen terhadap prinsip kebenaran,” bunyi maklumat yang ditetapkan pada 22 Juli 2025.
Diketahui, PP Muhammadiyah resmi menggunakan KHGT mulai tahun ini. Kalender ini menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang sebelumnya dipedomani Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk awal puasa dan Lebaran. Peluncuran KHGT dilakukan pada 25 Juni 2025 lalu.. (Bim/Nl)



.jpg)






