- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
PBSI Buol Dukung Pembinaan Lapas Leok, Pesan Piala Karya Warga Binaan

Keterangan Gambar : Penyerahan pesanan piala PBSI di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025). (Foto: Lapas Leok)
Likeindonesia.com, Buol - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Buol memesan piala hasil karya warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian.
Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PBSI Buol terhadap hasil karya warga binaan.
Baca Lainnya :
- Masalah Lahan di Beberapa Wilayah Sulteng Mulai Terurai, Ini Kata Satgas PKA
- Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
“Terima kasih atas dukungan PBSI Kabupaten Buol yang telah mempercayakan produksi piala kepada warga binaan, kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut pada kegiatan lainnya,” ujar Achmad dalam kegiatan penerimaan piala di bengkel kerja Lapas Leok, Rabu (15/10/2025).
Achmad menambahkan, kerja sama seperti ini sejalan dengan tujuan pembinaan kemandirian, yakni memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi dan kesiapan diri sebelum kembali ke masyarakat.
Diketahui, pembuatan piala dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang telah mengikuti pelatihan keterampilan dan mendapat pendampingan dari petugas pembinaan.
Lapas Leok berencana untuk melanjutkan kerja sama dengan berbagai pihak serta meningkatkan kapasitas bengkel kerja agar produksi hasil karya warga binaan terus berkembang dan memiliki nilai ekonomi. (Nul/Nl)



.jpg)






