- KONI Sulteng Dukung Perhelatan Piala Soeratin U-15 dan U-17 hingga Penutupan
- Toili Disiapkan Jadi Percontohan Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Produksi Perikanan Sulteng Naik, Capai 658 Ribu Ton pada 2025
- Indonesia Dikelilingi 14 Zona Megathrust, Ini Daftar dan Potensi Magnitudonya
- Ratusan Sopir Truk Keluhkan QR Code BBM Subsidi, Pertamina Siapkan Layanan di SPBU Mamboro
- Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Palu, Tersangka Peragakan 34 Adegan
- Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Punya Rekening Bank, Ada Saldo Rp50 Ribu
- Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Saat Menuju Lokasi Gunung Anak Krakatau
- Harga Beras Naik di Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP
- Masih Terdampak Erupsi, Empat Maskapai Kembali Batalkan Penerbangan Rute Palu-Jakarta
Bukan Palu, Bangkep dan Balut Jadi Daerah Paling Gemar Membaca di Sulteng
.jpg)
Keterangan Gambar : Pembaca di Gramedia Kota Palu. (Foto: Inul Irfani/Likeindonesia.com)
Likeindonesia, Palu – Kota Palu yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Tengah (Sulteng) ternyata bukan daerah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi. Berdasarkan data Perpustakaan Nasional yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng tahun 2024, posisi teratas justru ditempati Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut).
Dalam laporan tersebut, tingkat kegemaran membaca masyarakat Sulteng mencapai 67,48 poin. Dari 13 kabupaten dan kota, Banggai Kepulauan meraih skor tertinggi sebesar 75,89, disusul Banggai Laut dengan skor 73,95.
Baca Lainnya :
- Ahmad Ali Tetapkan Sulteng Sebagai Tuan Rumah Pertama Rakorwil PSI
- Wakil Ketua MPR Sambut Positif Pembangunan Pelabuhan Salakan di Bangkep
- Baznas Palu Salurkan Bantuan Rp186 Juta untuk 319 Warga Palu Barat
- YAMMI Tagih Janji Berani Gubernur Sulteng Hentikan Tambang Ilegal
- Tak Hanya Pertengkaran dan Ekonomi, Kebiasaan Mabuk Alkohol Jadi Alasan Cerai di Sulteng
Berikut daftar lengkap tingkat kegemaran membaca di Sulteng tahun 2024:
- Banggai Kepulauan – 75,89
- Banggai Laut – 73,95
- Palu – 71,92
- Poso – 71,30
- Sigi – 69,09
- Donggala – 67,69
- Parigi Moutong – 66,82
- Tolitoli – 66,16
- Tojo Una-Una – 65,69
- Morowali Utara – 64,60
- Buol – 63,71
- Banggai – 56,41
- Morowali – 50,53
Tingkat kegemaran membaca ini diukur berdasarkan frekuensi membaca, durasi membaca, serta jumlah buku yang dibaca masyarakat.
Secara keseluruhan, masyarakat Sulteng rata-rata membaca 3–4 buku dalam satu triwulan, dengan frekuensi membaca 3–4 kali per minggu dan durasi membaca sekitar 1–1,9 jam per hari.
Namun, daerah seperti Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Palu, dan Poso menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, dengan rata-rata 5–6 buku per triwulan, frekuensi membaca 5–6 kali per minggu, serta durasi membaca yang konsisten antara 1–1,9 jam per hari.
Sebaliknya, Kabupaten Banggai mencatat tingkat terendah dengan rata-rata hanya 1,2 buku per triwulan, jauh di bawah rata-rata provinsi. (Nul/Nl)




.jpg)





