- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Hujan Lebat Picu Banjir, Jalur Air di Parigi Barat Perlu Dinormalisasi

Keterangan Gambar : Banjir di Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (10/10/2025) sore, mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Parigi Barat, masing-masing Desa Baliara dan Desa Air Panas.
Banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WITA setelah curah hujan tinggi membuat air meluap dan menggenangi jalan desa serta permukiman warga di sejumlah titik.
Baca Lainnya :
- Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus
Di Desa Baliara, air sempat menutup akses jalan utama, sementara di Desa Air Panas masih dilakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan.
Meski genangan air meluas, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan aparat desa setempat dalam penanganan awal.
BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak saat ini adalah normalisasi jalur air di Desa Baliara, guna memperlancar aliran dan mencegah luapan kembali jika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Hingga malam hari, banjir di Desa Baliara dilaporkan telah surut, sementara situasi di Desa Air Panas berangsur normal.
Laporan ini bersumber dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Parigi Moutong, serta aparat Desa Baliara. (Rul/Nl)










