- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
1.jpg)
Keterangan Gambar : Satu unit jembatan terputus di Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Buol – Curah hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Buol sejak Minggu (5/10) hingga Senin (6/10) menyebabkan debit air sungai di Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal, meningkat tajam.
Akibatnya, satu unit jembatan di desa tersebut putus dan memutus akses warga.
Baca Lainnya :
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus
- RS Anutapura Palu Catat Gangguan Pernapasan dan Pencernaan Paling Banyak Dikeluhkan Pasien
- Utamakan Teguran, Dirlantas Polda Sulteng Tegaskan Tak Ada Tilang
- Bank Sulteng Salurkan Beasiswa Berani Cerdas kepada 15.663 Siswa di Sulteng
Banjir terjadi sekitar pukul 12.30 WITA, setelah hujan deras tanpa henti membuat aliran sungai meluap ke badan jalan.
Jembatan yang menjadi penghubung utama antarwilayah di Desa Bungkudu tidak mampu menahan derasnya arus air hingga akhirnya ambruk.
Meski tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi, kerusakan jembatan membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Saat ini, jalur transportasi di kawasan tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Kabupaten Buol bersama Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dalam penanganan darurat.
Pemerintah daerah masih berupaya mencari solusi sementara, termasuk kemungkinan pembangunan jembatan darurat agar mobilitas warga bisa kembali normal.
Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi masih belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan akibat jembatan yang terputus. (Rul/Nl)










