- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
Disambut Adat Cakalele, Ketua KONI Fathur Razaq Resmi Buka KONI Sulteng Cup 2025

Keterangan Gambar : Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, disambut adat Cakalele saat membuka secara resmi KONI Sulteng Cup 2025 di Lapangan Batu Raja, Desa Tomini. (Foto: Media Koni Sulteng)
Likeindonesia.com, PARIMO - Ketua KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, membuka secara resmi KONI Sulteng Cup 2025 di Lapangan Batu Raja, Desa Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (25/11/2025).
Kedatangan Ketua KONI tersebut disambut adat Cakalele yang dipimpin Ketua Adat, Aminuddin Lasindung, sebelum menyapa para atlet dan masyarakat yang memadati lokasi.
Baca Lainnya :
- Kuota Turun Jadi 1.753, Jumlah Kloter Haji Sulteng 2026 Ikut Terpangkas
- Pecatur Berprestasi Nasional Turun di Turnamen Lokal, Rhezki Pratama Curi Perhatian di Piala Salumbo
- Ina Tobani, Maestro Kain Kulit Kayu Kulawi yang Menjaga Warisan 4.000 Tahun
- Akhirnya Rampung! Masjid Raya Baitul Khairaat Siap Diresmikan 4 Desember 2025, UAS Dijadwalkan Hadir
- Gempa M 4,8 Guncang Parigi Moutong, Warga Palasa Sempat Panik
Dalam sambutannya, Fathur menegaskan bahwa KONI Sulteng Cup 2025 menjadi momentum untuk memperluas ruang kompetisi bagi atlet muda di seluruh daerah.
“Turnamen ini kami dorong sebagai ajang pembinaan yang nyata. Kami ingin melihat potensi baru dan memastikan atlet-atlet muda mendapat panggung untuk berkembang,” ujar Fathur.
Ia menambahkan, penyelenggaraan kompetisi di tingkat desa merupakan bagian dari komitmen KONI Sulteng untuk mendekatkan olahraga kepada masyarakat.
“Semua anak muda berhak merasakan atmosfer kompetisi yang sehat, bukan hanya yang tinggal di pusat kota,” katanya.
Sebelum memasuki rangkaian acara, Fathur menyempatkan diri berziarah ke Batu Pelantikan Raja Tombolututu, lalu melanjutkan seluruh prosesi pembukaan.
Pembukaan Koni Sulteng Cup 2025 di Tomini menjadi awal rangkaian kompetisi yang diharapkan mampu menghadirkan bibit-bibit atlet baru dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
“Bertandinglah dengan semangat, tunjukkan kemampuan terbaik, dan jadikan kompetisi ini sebagai pengalaman berharga untuk melangkah ke level selanjutnya,” pungkasnya. (Nl/Nl)










