- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
BPJN Sulteng: Jembatan Palu IV dan Elevated Road Tak Diperuntukkan Bagi Pejalan Kaki hingga Pesepeda
.jpg)
Keterangan Gambar : Sejumlah kendaraan melintas di elevated road saat uji coba lalu lintas terbatas, Senin sore (9/2/2026). (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Jembatan Palu IV dan elevated road tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, menjelaskan, berdasarkan perencanaan dan desain awal, infrastruktur tersebut difungsikan khusus untuk lalu lintas kendaraan.
Baca Lainnya :
- Uji Coba Lalu Lintas Jembatan Palu IV Digelar, Evaluasi Simpang Jadi Perhatian
- Jelang Ramadan, Satgas Sapu Bersih Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET di Pasar Palu
- Warga Palu yang Punya Kerja Makin Banyak, Bertambah 3.088 Orang
- KONI Sulteng Apresiasi Padel yang Kian Populer di Kota Palu
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
“Secara perencanaan dan desain, fungsi jalan ini memang tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan,” ujar Bambang saat kegiatan uji coba lalu lintas terbatas di Jembatan Palu IV dan elevated road, Senin sore (9/2/2026).
Ia menyebutkan, jembatan Palu IV dan elevated road sudah dapat difungsikan untuk mendukung konektivitas kendaraan, termasuk kendaraan berat, terutama guna menunjang jalur logistik dan akses kawasan pesisir.
“Secara prinsip, Jembatan Palu IV dan elevated road, termasuk Jalan Cumi-cumi dan Jalan Rajamoili, pada dasarnya sudah dapat difungsikan,” pungkas Bambang.
Diketahui, setelah proses pengerjaan rampung, kawasan Jembatan Palu IV dan elevated road kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun berjualan. Namun, pemanfaatan tersebut tidak sejalan dengan peruntukan awal pembangunan infrastruktur yang difokuskan untuk lalu lintas kendaraan. (Rul/Nul)










