- Aturan Suami Jadi Pencari Nafkah dan Istri Wajib Urus Rumah Digugat ke MK
- Gempa M 3,9 Guncang Pendolo Poso, Dipicu Aktivitas Sesar Poso
- Pengurus KKSS Tolitoli Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik, Menkum RI Dorong Kontribusi untuk Daerah
- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo

Keterangan Gambar : BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan informasi tinggi gelombang di perairan Sulawesi Tengah. (Foto: @cuaca_sulteng/Instagram)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tengah. Peringatan ini berlaku mulai 7 Februari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 10 Februari 2026 pukul 08.00 WITA.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca di Sulawesi Tengah umumnya diprakirakan cerah hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada siang dan malam hari.
Baca Lainnya :
- Lewat Reses di Palupi, Armin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Reses di Pantoloan Boya, Rustia Tompo Kawal Penanganan Banjir dan Dorong Infrastruktur Strategis
Arah angin umumnya bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan berkisar 5–20 knot. Kecepatan angin maksimum diprakirakan terjadi di Perairan Palu–Donggala, Perairan Buol, Perairan Tolitoli, serta Perairan Timur Banggai.
Seiring dengan kondisi tersebut, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo, termasuk Teluk Tomini bagian selatan Parigi Moutong, Perairan Kepulauan Tojo Una-Una, serta Perairan Banggai Laut.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap aktivitas pelayaran. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sementara kapal tongkang berpotensi terdampak jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter. (Nul/Nl)










