- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki

Keterangan Gambar : Ilustrasi pengangguran. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu mencatat jumlah pengangguran di Palu didominasi oleh laki-laki.
Berdasarkan laporan Keadaan Angkatan Kerja 2025 yang dipublikasikan pada April 2026, jumlah pengangguran di Kota Palu mencapai 11.577 orang.
Baca Lainnya :
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
Dari total tersebut, pengangguran laki-laki tercatat sebanyak 7.033 orang. Sementara itu, perempuan tercatat sebanyak 4.544 orang.
Jika melihat struktur angkatan kerja, jumlah laki-laki di Kota Palu mencapai 116.223 orang, sedangkan perempuan sebanyak 90.825 orang.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun laki-laki memiliki jumlah angkatan kerja lebih besar, kelompok ini juga menyumbang angka pengangguran yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. (nul)










