- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang

Keterangan Gambar : Ilustrasi kemiskinan. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat penurunan angka kemiskinan pada September 2025. Persentase penduduk miskin tercatat sebesar 10,52 persen, turun 0,40 persen poin dibandingkan Maret 2025.
Sejalan dengan penurunan persentase tersebut, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tengah pada September 2025 tercatat sebanyak 345,38 ribu orang, atau berkurang 10,81 ribu orang dibandingkan kondisi Maret 2025.
Baca Lainnya :
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Ramai di Akhir Tahun, Penumpang Pesawat di Sulteng Tembus 107 Ribu Orang
- Bayar Pajak Tepat Waktu, Warga Sulteng Berpeluang Dapat Umroh Gratis
- Menkum Dorong Penyelesaian Sengketa Warga Lewat Pos Bantuan Hukum
- Beasiswa Berani Cerdas Mahasiswa Sulteng di Unhas Segera Cair, UKT Ditanggung Pemprov
Penurunan angka kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Pada September 2025, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan tercatat sebesar 6,40 persen, turun 0,58 persen poin dari Maret 2025 yang sebesar 6,98 persen.
"Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2025 sebesar 12,66 persen, turun 0,27 poin jika dibandingkan dengan Maret 2025 sebesar 12,93 persen," jelas BPS Sulteng dalam laporan Berita Resmi Statistik yang dirilis Kamis (5/2/2026).
Adapun secara jumlah, penduduk miskin di wilayah perkotaan pada September 2025 berkurang 5,08 ribu orang, dari 76,92 ribu orang pada Maret 2025 menjadi 71,84 ribu orang. Pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin di wilayah perdesaan juga menurun sebanyak 5,74 ribu orang, dari 279,27 ribu orang menjadi 273,53 ribu orang.
BPS juga mencatat Garis Kemiskinan Sulawesi Tengah pada September 2025 sebesar Rp664.691 per kapita per bulan. Angka tersebut terdiri atas Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp498.444 atau 74,99 persen, dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp166.274 atau 25,01 persen.
Pada periode tersebut, rata-rata rumah tangga miskin di Sulawesi Tengah memiliki 5,4 orang anggota rumah tangga, sehingga besaran Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata mencapai Rp3.589.331 per bulan. (Nul/Nl)










