- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Orang Miskin RI Paling Banyak Tinggal di Jawa, Angkanya Tembus 12,56 Juta

Keterangan Gambar : Ilustrasi kemiskinan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2025 yang menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin terbanyak secara nasional masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Per Maret 2025, sebanyak 12,56 juta orang miskin tercatat tinggal di Pulau Jawa. Jumlah ini merupakan yang tertinggi dibandingkan pulau-pulau lainnya di Indonesia, meskipun secara persentase, Pulau Jawa bukan yang paling tinggi.
Baca Lainnya :
- Rekening Nganggur Lebih dari 3 Bulan? Waspada, Bisa Kena Beku Sementara dari PPATK!
- Gaji dan Tunjangan PNS Golongan 3a–3d Cair 1 Agustus 2025, Ini Rinciannya
- BPS: Warga dengan Pengeluaran Kurang dari Rp20.305 per Hari Masuk Kategori Miskin
- BNN RI: 312 Ribu Remaja Indonesia Terindikasi Gunakan Narkoba
- 42 Ribu Pekerja Kena PHK hingga Juni 2025, Menaker RI: Penyebabnya Macam-Macam
Dari sisi persentase, wilayah Maluku dan Papua mencatat angka tertinggi sebesar 18,90 persen, sementara Pulau Kalimantan menjadi yang terendah dengan persentase kemiskinan sebesar 5,15 persen dan jumlah penduduk miskin sebesar 0,89 juta orang.
"Dari sisi jumlah, sebagian besar penduduk miskin masih berada di Pulau Jawa (12,56 juta orang) sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan (0,89 juta orang)," demikian laporan BPS dalam Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2025, dikutip Selasa (29/7/2025).
Secara nasional, jumlah penduduk miskin Indonesia pada Maret 2025 tercatat sebesar 23,85 juta orang, turun 200 ribu orang dibandingkan September 2024 dan turun 1,37 juta orang dibandingkan Maret 2024. Persentasenya pun turun menjadi 8,47 persen, dari sebelumnya 8,57 persen pada September 2024 dan 9,03 persen pada Maret 2024.
Tren kemiskinan di kota dan desa menunjukkan arah yang berbeda. Persentase penduduk miskin di perkotaan naik menjadi 6,73 persen, dari sebelumnya 6,66 persen. Sementara itu, di perdesaan turun menjadi 11,03 persen, dari 11,34 persen pada periode sebelumnya.
Meskipun angka kemiskinan secara nasional menunjukkan penurunan, konsentrasi jumlah penduduk miskin yang tinggi di Pulau Jawa. (Nul)










