- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Nelayan Hilang di Perairan Bantaya Parigi Ditemukan Selamat

Keterangan Gambar : Seorang nelayan di Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (21/1/2026). (Foto: Kantor SAR Palu)
Likeindonesia.com, PARIGI MOUTONG – Seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan belum kembali dari melaut di perairan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Rabu (21/1/2026).
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Pos SAR Parigi melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan sejak pagi hari.
Baca Lainnya :
- Kebakaran Lahan di Tinombo Parigi Moutong, Api Merambat ke Kaki Gunung
- Vespa Literasi Hadirkan Lapak Baca Keliling di Desa-desa Parigi Moutong
- Disambut Adat Cakalele, Ketua KONI Fathur Razaq Resmi Buka KONI Sulteng Cup 2025
- Gempa M 4,8 Guncang Parigi Moutong, Warga Palasa Sempat Panik
- Usulan WPR Emas di Parimo Picu Penolakan, Warga Ingatkan Status Daerah sebagai Lumbung Pangan
Tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.05 Wita dan langsung melakukan briefing terkait pembagian tugas, kesiapan peralatan, serta prosedur keselamatan kerja sesuai standar operasional BASARNAS.
Sekitar pukul 10.35 Wita, tim SAR menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh nelayan setempat.
Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada koordinat 0°35'36.99"S - 120°14'30.67"E, atau sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian awal.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke Desa Bantaya dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan keterangan korban, perahu yang digunakannya mengalami kerusakan berupa patahnya as kemudi sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 11.10 Wita.
Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Korban diketahui bernama Syamun (36), seorang nelayan asal wilayah setempat.
Dalam operasi ini, tim SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Parigi, Pos TNI AL, Polair, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat.
Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar 3 hingga 19 knot dan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2 meter. (Rul/Nl)Slot88










