- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang

Keterangan Gambar : Ilustrasi kemiskinan. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat penurunan angka kemiskinan pada September 2025. Persentase penduduk miskin tercatat sebesar 10,52 persen, turun 0,40 persen poin dibandingkan Maret 2025.
Sejalan dengan penurunan persentase tersebut, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tengah pada September 2025 tercatat sebanyak 345,38 ribu orang, atau berkurang 10,81 ribu orang dibandingkan kondisi Maret 2025.
Baca Lainnya :
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Ramai di Akhir Tahun, Penumpang Pesawat di Sulteng Tembus 107 Ribu Orang
- Bayar Pajak Tepat Waktu, Warga Sulteng Berpeluang Dapat Umroh Gratis
- Menkum Dorong Penyelesaian Sengketa Warga Lewat Pos Bantuan Hukum
- Beasiswa Berani Cerdas Mahasiswa Sulteng di Unhas Segera Cair, UKT Ditanggung Pemprov
Penurunan angka kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Pada September 2025, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan tercatat sebesar 6,40 persen, turun 0,58 persen poin dari Maret 2025 yang sebesar 6,98 persen.
"Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2025 sebesar 12,66 persen, turun 0,27 poin jika dibandingkan dengan Maret 2025 sebesar 12,93 persen," jelas BPS Sulteng dalam laporan Berita Resmi Statistik yang dirilis Kamis (5/2/2026).
Adapun secara jumlah, penduduk miskin di wilayah perkotaan pada September 2025 berkurang 5,08 ribu orang, dari 76,92 ribu orang pada Maret 2025 menjadi 71,84 ribu orang. Pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin di wilayah perdesaan juga menurun sebanyak 5,74 ribu orang, dari 279,27 ribu orang menjadi 273,53 ribu orang.
BPS juga mencatat Garis Kemiskinan Sulawesi Tengah pada September 2025 sebesar Rp664.691 per kapita per bulan. Angka tersebut terdiri atas Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp498.444 atau 74,99 persen, dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp166.274 atau 25,01 persen.
Pada periode tersebut, rata-rata rumah tangga miskin di Sulawesi Tengah memiliki 5,4 orang anggota rumah tangga, sehingga besaran Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata mencapai Rp3.589.331 per bulan. (Nul/Nl)










