Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka

By Inul Irfani 14 Feb 2026, 13:23:13 WIB Daerah
Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka

Keterangan Gambar : Pemprov Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri di Striti Convention Hall, Kota Palu, Kamis (12/2/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)


Likeindonesia.com, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri di Striti Convention Hall, Kota Palu, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan operasional bandara sebagai pintu gerbang internasional Sulawesi Tengah.


Dalam waktu dekat, rute internasional Guangzhou–Palu akan segera beroperasi. Selain itu, rute Jakarta–Luwuk tanpa transit dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026. 

Baca Lainnya :


Dalam arahannya, Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido, menegaskan bahwa pre launching ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan konektivitas udara Sulawesi Tengah.


“Perubahan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional merupakan hasil dari proses panjang, perencanaan yang matang, serta kerja sama lintas sektor yang berkesinambungan. Bandara ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi etalase daerah dan wajah Sulawesi Tengah di mata nasional maupun internasional,” ujar Reny.


Ia menambahkan, pembukaan rute internasional diharapkan membuka peluang ekspor komoditas unggulan daerah dan meningkatkan arus investasi. 


“Dengan dibukanya akses penerbangan internasional ke Palu, diharapkan akan terjadi peningkatan arus investasi, pertumbuhan sektor pariwisata, penguatan ekspor daerah, serta terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” tambahnya.


Namun demikian, ia menekankan bahwa peningkatan status bandara harus diiringi dengan kesiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia, sistem keamanan dan keselamatan penerbangan, hingga layanan keimigrasian, kepabeanan, dan karantina.


“Saya berharap FGD ini menghasilkan rekomendasi yang komprehensif, realistis, dan aplikatif, mencakup aspek regulasi, teknis operasional, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan,” tutupnya.


Ke depan, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri diharapkan tidak hanya menjadi simpul transportasi udara, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru dan penggerak pembangunan Sulawesi Tengah. 


Adapun FGD tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, serta dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Capt. M. Mauludin, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, kepala bandara, kepala OPD, perwakilan dunia usaha, akademisi, dan mitra strategis. (Nul/Nl)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.